saudara
Diterjemahkan otomatis

Menemukan Kekuatan dalam Iman: Menghadapi Kecanduan sebagai Mualaf

Assalamu'alaikum semuanya. Aku seorang mualaf, dan aku sedang berjuang melawan kecanduan-sebenarnya aku menemukan agama ini saat sudah terlibat dalam pertarungan ini. Aku berusaha sebisanya untuk shalat dan wudu, tapi kadang rasanya sangat berat, seolah-olah tidak ada bedanya. Aku belum cerita ke orang tua tentang pergumulanku ini karena takut mereka mungkin tidak mengerti; mereka masih minta aku pergi ke gereja, mengira itu bisa membantu, dan aku cuma kasih jawaban samar 'mungkin' buat menghindari konflik. Dalam hati, aku tahu apa yang aku lakukan ini dosa, dan aku bahkan sudah cari bantuan profesional, tapi belum banyak berubah. Setiap hari terasa berat dan mengecilkan hati. Ada yang pernah mengalami hal serupa? Gimana kalian tetap pegang iman dan terus maju saat rasanya sesulit ini?

+79

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Fakta bahwa kamu mencoba dan mencari pertolongan itu luar biasa. Aku tahu ini berat, tapi tolong jangan menyerah. Mungkin bicara dengan imam yang kamu percaya?

+3
saudara
Diterjemahkan otomatis

Tidak apa-apa kalau belum memberi tahu orang tuamu dulu. Fokuskan dulu hubunganmu dengan Allah. Dia Maha Pengasih.

+2
saudara
Diterjemahkan otomatis

Tunggu dulu. Syaitan ingin kamu merasa putus asa. Setiap doa, bahkan yang singkat, adalah sebuah kemenangan.

+3
saudara
Diterjemahkan otomatis

Teruskan saja. Perjuangan itu sendiri adalah ibadah.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Berdoa untukmu, akhi. Satu hari demi satu hari.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Brother, kamu tidak sendiri. Saya juga seorang revert dan mengalami pergulatan yang sama. Teruslah melakukan shalat itu, meski terasa kecil. Allah melihat usaha kamu.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar