Menemukan Kekuatan dalam Iman: Menghadapi Kecanduan sebagai Mualaf
Assalamu'alaikum semuanya. Aku seorang mualaf, dan aku sedang berjuang melawan kecanduan-sebenarnya aku menemukan agama ini saat sudah terlibat dalam pertarungan ini. Aku berusaha sebisanya untuk shalat dan wudu, tapi kadang rasanya sangat berat, seolah-olah tidak ada bedanya. Aku belum cerita ke orang tua tentang pergumulanku ini karena takut mereka mungkin tidak mengerti; mereka masih minta aku pergi ke gereja, mengira itu bisa membantu, dan aku cuma kasih jawaban samar 'mungkin' buat menghindari konflik. Dalam hati, aku tahu apa yang aku lakukan ini dosa, dan aku bahkan sudah cari bantuan profesional, tapi belum banyak berubah. Setiap hari terasa berat dan mengecilkan hati. Ada yang pernah mengalami hal serupa? Gimana kalian tetap pegang iman dan terus maju saat rasanya sesulit ini?