Merasa Hilang Setelah Efek Samping Obat
Assalamu alaikum semuanya, Aku seorang Muslim yang taat berumur 26 tahun, dan sampai beberapa bulan yang lalu, hidupku luar biasa. Aku bertunangan Oktober lalu, sudah melakukan nikkah, dan sangat bersemangat untuk masa depan bersama istriku-aku sangat mencintainya. Kami sedang merencanakan pernikahan tahun depan, ingin membeli rumah, dan bermimpi memulai keluarga. Lalu kesehatanku memburuk, dan aku khawatir semuanya akan hilang. Setelah menikah, aku mulai merasa tidak percaya diri karena rambut rontok. Sebenarnya tidak terlalu kentara, tapi aku ingin memperbaikinya sebelum pernikahan besar kami supaya tidak sampai botak. Aku menemukan finasteride online dan dengar itu sangat efektif untuk kerontokan rambut, terutama setelah transplantasi. Orang bilang efek sampingnya-kalau ada-bersifat sementara dan akan hilang kalau berhenti minum pilnya. Jadi aku tanya dokter soal itu waktu aku periksa masalah bahu. Awalnya dia bilang aku tidak butuh, tapi aku maksa untuk coba. Dia hanya bilang mungkin bisa menurunkan libido, tidak ada yang lain. Aku mulai dengan dosis kecil setiap hari selama dua minggu, lalu berhenti ketika merasa ada yang tidak beres. Dua minggu kemudian, aku terbangun tengah malam karena serangan panik-rasanya seperti mau mati. Tidak bisa tidur sama sekali. Setelahnya sedikit tenang, tapi tetap tidak bisa tidur dengan benar dan sadar ada yang benar-benar salah. Aku mulai merasa pusing, sakit kepala, kehilangan emosi, dan kesulitan bicara. Aku berdoa pada Allah minta pertolongan, benar-benar bingung. Dalam hati, aku merasa kosong, seperti bukan diriku lagi. Sekarang sudah lima minggu, dan aku punya masalah fisik dan mental. Ototku menyusut, aku selalu lelah, kulitku jadi jauh lebih lembut (dulu kering dan kasar), dan aku menghadapi masalah seksual yang besar. Melihat ke belakang, kurasa semua ini karena obat itu. Setiap hari aku takut kehilangan segalanya karena kepribadian dan perasaanku berubah-aku tidak bisa merasakan sukacita atau kebahagiaan lagi. Susah bagi yang sehat untuk mengerti seperti apa rasanya. Dokter tidak banyak membantu. Aku tes darah untuk hormon, dan hasilnya buruk untuk usiaku. Aku ketakutan dengan apa yang akan terjadi. Karena sudah lima minggu tanpa perbaikan nyata, aku takut akan kehilangan istriku karena aku bukan orang yang dia nikahi, dan semua orang bisa melihatnya. Seluruh keluargaku khawatir, dan aku merasa mengecewakan mereka. Setiap hari, dengan perasaan kosong dan tanpa emosi ini, aku mendapat pikiran-pikiran gelap. Seperti aku benar-benar kehilangan diri sendiri, dan aku takut ini permanen, bahwa aku akan kehilangan segalanya. Aku tidak pernah punya masalah seperti ini sebelumnya-selalu sehat, selalu merasa baik. Dan sekarang, di bagian terbaik hidupku, mimpi buruk ini terjadi. Alhamdulillah, aku bersyukur tidak mati malam itu, tapi hidup seperti ini tak tertahankan. Aku berdoa setiap hari agar semuanya kembali normal dan berusaha tidak kehilangan harapan. Karena dokter belum membantu, aku berdoa untuk keajaiban agar bisa jadi diri sendiri lagi. Aku benar-benar butuh saran dan dukungan, dan minta doamu. Aku berpegang pada iman, meskipun sangat sulit dengan gejala psikologis ini dan pikiranku penuh negativitas dan keputusasaan. InshaAllah, jika memungkinkan, aku ingin pergi Umrah bulan depan dan berdoa pulang dengan sehat. Ada yang punya ide apa lagi yang bisa kulakukan atau kenal seseorang yang bisa membantu mengobati ini? Aku tidak mau menyerah-seluruh hidupku terasa dipertaruhkan. Aku terus bertanya-tanya apakah ini ujian, hukuman untuk dosa masa lalu, atau hanya kesalahanku sendiri karena tanpa sengaja melukai diri sendiri. Jujur, aku tidak tahu lagi harus berbuat apa.