Merasa Terluka oleh Colorisme - Butuh Kenyamanan
As-salamu alaykum. Saya datang dari latar belakang Asia Selatan di mana warna kulit dan rasisme itu sangat umum. Rasanya sakit banget. Saya adalah yang tergelap di keluarga dan satu-satunya yang punya rambut keriting, dan saya sudah ditempelak sepanjang hidup saya. Orang-orang menyebut saya jelek dan bahkan memanggil saya "anak Afrika" seolah itu sebuah penghinaan. Kerabat saya sendiri mengejek penampilan saya. Anak-anak di sekolah suka menggoda saya. Para guru menghukum saya lebih keras dibandingkan teman sekelas yang berkulit lebih terang untuk hal-hal yang sama. Saya diperlakukan seolah-olah saya itu tidak penting. Jarang sekali saya merasa dicintai atau dihargai. Apa yang membuatnya lebih buruk adalah dibesarkan di kalangan Muslim. Islam mengajarkan kita tentang kasih sayang, persaudaraan, dan bahwa kita semua diciptakan oleh Allah dengan martabat, tapi saya terus mendengar kata-kata penuh kebencian dari orang-orang yang bilang mereka religius. Ini membingungkan dan menyakitkan. Saya berjuang dengan dunia ini. Saya merasa malu dengan kulit saya. Saya terus bertanya, kenapa Allah (SWT) menjadikan saya seperti ini? Apa yang saya lakukan sampai mendapatkan perlakuan seperti ini? Wallahi, saya berusaha tidak menangis saat mengetik ini. Ya Rabb, terkadang saya tidak tahu bagaimana untuk terus melanjutkan. Saya mencari doa, kenyamanan, atau pengingat dari orang lain yang merasakan sakit ini. Tolong bagikan kata-kata, ayat Al-Qur'an, atau nasihat yang membantu kalian mengingat nilai diri di hadapan Allah.