Merasa Putus Asa dan Mencari Kedamaian, As-Salamu Alaykum
As-salamu alaykum. Saya sih gak berharap banyak orang baca ini, tapi saya perlu mengungkapkannya. Saya nggak akan mengakhiri hidup saya karena itu haram dan saya nggak mau menghadapi konsekuensinya di akhirat, tapi saya udah capek dengan dunia ini. Kadang-kadang saya kec catch myself mikir tentang akhir dari segalanya - ketika berita jauh tentang kejadian mengerikan muncul, saya ngerasa lega aneh, seperti akhirnya nothing would matter. Mungkin itu cuma perasaan saya saat ini. Saya terjebak di negara yang struggling, stres tentang masa depan, dan kadang saya berharap dunia ini berhenti. Satu-satunya yang terasa berani adalah ngebut naik sepeda dan merasakan betapa rapuhnya hidup ini. Saya nggak tahu harus ngapain - rasanya nggak ada yang membantu. Mungkin karena saya udah lama nggak lihat sesuatu yang benar-benar baik dalam hidup saya, meskipun alhamdulillah atas apa yang ada. Kalau boleh diizinkan, saya rasa saya mungkin udah menyerah. Saya nggak benar-benar paham ketika orang bilang "pikirkan mereka yang kamu tinggalkan" - kalau saya pergi, saya nggak akan merasakannya, dan mereka mungkin akan move on suatu saat. Saya nggak bisa dapat bantuan profesional karena saya nggak mampu, dan jujur saya bahkan nggak tahu apakah saya mau itu. Saya cuma mau menghilang, supaya masalah saya lenyap. Kadang saya membayangkan hidup di tempat yang berbeda, yang damai - mungkin kehidupan yang sederhana tanpa stres, tanggung jawab, atau perbandingan yang konstan. Saya bahkan nggak tahu mau ngapain dengan hidup saya. Segala sesuatunya terasa hancur dan nggak ada yang sesuai harapan. Saya mau melakukan sesuatu yang berarti, tapi saya nggak tahu harus mulai dari mana. Saya ini cowok miskin yang tahu cara terbang pesawat tapi nggak mampu sekolah penerbangan - itu benar-benar ironis. Mungkin saya bahkan akan mendonorkan organ saya kalau itu bisa membantu orang lain. Ini mungkin cuma unek-unek, tapi saya perlu mengatakannya. Tolong doakan saya.