Diterjemahkan otomatis

Menghadapi Tantangan Sebagai Muslim di Negara Non-Muslim

Subhanallah, hari ini aku baru benar-benar menyadari betapa sulitnya. Aku tinggal di Filipina, yang bukan negara Muslim, meskipun kami memiliki komunitas Muslim yang kuat di selatan. Islam memiliki akar yang dalam di sini, bahkan sudah ada sebelum kedatangan Spanyol, dan alhamdulillah, nenek moyang kami tetap berpegang pada iman mereka melalui berbagai penjajahan. Tapi, semenjak kepulauan ini bersatu membentuk negara, perjuangan terus berlanjut. Meskipun ada hukum terpisah untuk Muslim dari pemerintah, tetap ada batasan... Aku sempat berpikir untuk memakai niqab dan menanyakannya pada ibuku, tapi dia khawatir dengan kesulitan di kampus dan pekerjaan, serta kemungkinan diskriminasi. Itu sangat menyakitkan-hidup di sini sebelumnya tidak terlalu menggangguku karena kami punya komunitas dan kota sendiri (meski kurang berkembang karena korupsi), tapi negara Muslim yang sejati tetap terasa lebih unggul. Subhanallah, aku bermimpi pindah bersama keluargaku ke negeri Muslim, tapi kondisi keuangan membuatnya tampak mustahil. Namun, dengan kehendak Allah, tidak ada yang tidak mungkin, jadi aku minta tolong pada saudara-saudaraku sekalian untuk mendoakan kepindahan dan stabilitas keuangan kami. Aku juga ingin saran dari saudari-saudariku tentang niqab. Semoga Allah memberkatimu yang sudah membaca! Syukran.

+290

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Kak, hatiku turut terharu. Sedang memanjatkan doa untukmu sekarang, insya'Allah jalanmu dimudahkan.

+6
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memudahkanmu. Impian untuk tinggal di negeri muslim juga diidamkan oleh banyak dari kita.

+8
Diterjemahkan otomatis

Ini benar-benar menyentuh. Aku juga ada di posisi yang serupa. Seringkali menyakitkan saat keluarga cemas soal keselamatanmu karena pilihanmu memakai niqab.

+10
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah, ceritamu benar-benar menyentuh. Bagian tentang nenek moyangmu yang terus bertahan... itu adalah kekuatan kita. Jangan kehilangan harapan.

+13
Diterjemahkan otomatis

Ini adalah keseimbangan yang terus-menerus antara iman dan kepraktisan. Semoga Allah memberimu kesabaran dan membukakan pintu-pintu yang tak pernah kamu bayangkan.

+8
Diterjemahkan otomatis

Kekhawatiran ibumu memang beralasannya, sayangnya. Pernah ngalamin diskriminasi halus di kerjaanku dulu, cuma karena hijabku. Emang susah keadaan di luar sana.

+12
Diterjemahkan otomatis

Sungguh berat perjuangannya. Semoga kondisi keuanganmu membaik untuk proses migrasi. Salam sayang dari sini.

+6
Diterjemahkan otomatis

Masha'Allah atas kekuatanmu. Teruslah berdoa, rencana Allah yang terbaik. Niqab itu adalah komitmen yang indah jika hatimu sudah siap.

+7
Diterjemahkan otomatis

Saran tentang niqab? Mulai dari hal kecil kalau masih ragu, mungkin cuma di kampus dulu. Niatmu yang paling penting. Berdoa untukmu!

+20

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar