EU akan memperketat aturan visa untuk warga Rusia di tengah kekhawatiran keamanan - As-salamu alaykum
As-salamu alaykum. Uni Eropa mengumumkan akan menghentikan penerbitan visa masuk ganda bagi warga negara Rusia, dengan alasan meningkatnya kekhawatiran keamanan hampir empat tahun setelah konflik di Ukraina. Kepala kebijakan luar negeri UE, Kaja Kallas, bilang sulit untuk membenarkan memulai perang dan kemudian berharap bisa bepergian bebas di Eropa. Pendekatan baru ini berarti orang Rusia umumnya harus mengajukan visa baru untuk setiap perjalanan, yang memungkinkan pemeriksaan lebih ketat untuk mengurangi potensi risiko keamanan. Masih akan ada pengecualian untuk kasus-kasus yang dibenarkan seperti jurnalis independen dan pembela hak asasi manusia.
Langkah ini merespons kekhawatiran tentang insiden yang diduga seperti pelanggaran ruang udara dan penampakan drone yang tidak bisa dijelaskan di beberapa negara, dan mengikuti langkah-langkah sebelumnya yang membatasi perjalanan oleh diplomat Rusia serta menangguhkan kesepakatan mempermudah visa. UE mengatakan jumlah visa yang diterbitkan untuk warga Rusia turun dari lebih dari empat juta sebelum perang menjadi sekitar 500.000 pada 2023, meskipun persetujuan mulai meningkat lagi, terutama di destinasi populer seperti Prancis, Spanyol, dan Italia.
Beberapa anggota UE telah mendesak untuk batasan yang lebih ketat terhadap pelancong Rusia biasa, ber arguing bahwa mereka tidak seharusnya menikmati wisata saat konflik terus berlanjut. Lainnya, termasuk lawan Kremlin, memperingatkan bahwa larangan luas bisa memperkuat narasi bahwa Eropa bermusuhan dengan semua orang Rusia dan mendesak untuk lebih memfokuskan pada lingkaran dekat di sekitar Presiden Putin. Debat ini terus berlanjut tentang bagaimana sebaiknya menyeimbangkan keamanan, tekanan pada kepemimpinan, dan tidak mengisolasi orang-orang biasa yang menentang perang.
https://www.arabnews.com/node/