Apakah Al-Qur'an memicu revolusi diam dalam pengetahuan?
As-salamu alaykum - apa wahyu Al-Qur’an benar-benar bikin perubahan mendalam dalam cara orang mendekati pengetahuan? Al-Qur’an membangkitkan cinta yang kuat di dalam diri umat Muslim untuk belajar, membaca, dan berpikir. Apa yang sering kali hanya dipegang oleh penguasa dan elit, jadi kewajiban penting untuk setiap orang beriman dalam Islam. Dari perintah pertama yang diwahyukan “Bacalah,” literasi dan belajar jadi punya bobot agama, dan Nabi ﷺ mendorong agar kita rutin membaca dan merenungkan Al-Qur’an. Belajar nggak lagi jadi kemewahan, tapi jadi bagian dari ibadah. Orang biasa mulai membaca, merenung, dan mencari kebenaran. Karena pencarian pengetahuan dibingkai dalam Al-Qur’an dan dicontohkan oleh Nabi ﷺ, dalam beberapa abad daerah yang dulu dianggap perbatasan gurun berubah jadi pusat-pusat ilmu. Para ulama Muslim membuat kemajuan besar di bidang seperti astronomi, matematika, kedokteran, kimia, dan geografi. Dari dorongan yang terinspirasi Al-Qur’an itu muncul benih-benih lembaga yang masih kita andalkan sampai sekarang - perpustakaan, madrasah, dan rumah sakit yang meneruskan dan memperluas pengetahuan. Ini bukan hanya periode pencapaian besar; ini juga membantu membentuk pola pikir yang membentuk dunia modern. Dorongan Al-Qur’an untuk belajar punya peran penting dalam berkembangnya pemikiran yang panjang itu dan terus membimbing kita. Semoga Allah memberi pahala kepada mereka yang mencari pengetahuan bermanfaat dan membantu kita menjaga serta mengajarkan warisan ini.