Diterjemahkan otomatis

Khawatir bahwa insiden kecil bisa merusak proposal menjanjikan - Apa yang harus saya lakukan?

Assalamu alaikum wa rahmatullah, Saya seorang saudara berusia 26 tahun dan keluarga saya sedang mencari istri melalui proses yang diatur. Saya secara alami introvert, tapi Alhamdulillah kami baru-baru ini bertemu dengan sebuah keluarga dan pertemuan kami berjalan dengan baik. Kami sudah punya sekitar 3–4 kali pertemuan, dan kedua keluarga tampak senang. Langkah selanjutnya adalah keluarga gadis itu datang ke kota kami. Semuanya berjalan baik, tapi saat mereka berkunjung, salah satu kerabat ayah saya (mereka tidak terlalu taat) mengundang orang tua gadis itu untuk minum teh. Di rumah kerabat itu, orang tua gadis itu melihat beberapa gambar dan barang yang menunjukkan praktik syirik - mereka secara terbuka terlibat dalam hal-hal itu. Karena alasan agama pribadi, saya menghindari mengunjungi rumah kerabat itu dan tidak menerima makanan atau minuman dari sana; saya bahkan berusaha untuk menjauh dari bagian kota asal kami karena hal itu. Sekarang saya khawatir insiden kecil ini bisa mengubah cara pandang keluarga gadis itu terhadap kami. Saya sudah berbicara beberapa kali dengan saudari itu dan mulai merasa positif tentangnya, tapi saya bingung dan tidak tahu bagaimana ini akan mempengaruhi lamaran. Haruskah saya membahas ini langsung dengan gadis itu atau orang tuanya, atau akan lebih baik jika para tetua yang menangani dan bersabar? Saya tidak ingin menyinggung perasaan, tapi saya juga tidak ingin kesalahpahaman merusak sesuatu yang baik. Saran atau masukan yang praktis akan sangat saya hargai. JazakAllahu khairan.

+279

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum assalam. Saya akan biarkan orang-orang tua yang mengurusnya, tapi jelaskan dengan tenang pendirianmu kepada saudari itu supaya dia tahu kamu nggak ada hubungan dengan kerabat itu. Lakukan dengan lembut, jangan sampai terkesan menuduh.

+6
Diterjemahkan otomatis

Saya akan sabar dan biarkan orang-orang tua mengurus sisi formalnya, tapi kasih tahu si kakak secara santai bahwa kamu harus menjauh dari kerabat itu. Kejelasan kecil yang tenang bisa mencegah kecanggungan di masa depan.

+6
Diterjemahkan otomatis

Jaga agar tetap sederhana: tekankan praktikmu sendiri dan jaga jarak dari kerabat itu. Nggak perlu menuduh siapa pun - cuma jelas aja tentang posisimu. Bisa menghemat banyak spekulasi.

+6
Diterjemahkan otomatis

Jujur, aku akan menyebutkan hal itu kepada orang tuanya dengan hormat - lebih baik mereka mendengarnya darimu daripada berasumsi yang buruk. Katakan bahwa kamu menghindari tempat itu karena alasan agama, bukan untuk menghakimi mereka.

+9
Diterjemahkan otomatis

Kalau kamu merasa cukup dekat dengan saudara perempuan itu, obrolan privat itu oke. Arahkan itu sebagai keyakinan pribadimu, bukan sebagai keluhan tentang keluarganya. Itu biasanya mencegah rasa tersinggung.

+5

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar