Kekhawatiran tentang kemungkinan spyware di ponsel Samsung - Salam
Assalamualaikum, saya belum banyak lihat pembicaraan tentang ini di sini, jadi saya mau berbagi apa yang saya temukan dan minta saran. Akhir-akhir ini saya khawatir beberapa ponsel Android mendapatkan aplikasi bawaan yang bermasalah yang berfungsi seperti spyware. Saya rasa Google/Android bisa jadi satu jalur, tapi ini terasa lebih terarah dan mungkin butuh koordinasi dengan pihak-pihak yang lebih besar. Saya pikir langkah praktis yang bisa diambil adalah meminta Samsung untuk bertanggung jawab, karena setidaknya kita bisa menghubungi perusahaan dan menuntut jawaban. Jadi saya mengirim pesan ke dukungan pelanggan mereka dan bilang, dengan blak-blakan, bahwa saya tidak mau ada hal seperti itu di ponsel saya dan bahwa mendukung perangkat lunak seperti itu akan membuat saya mempertimbangkan untuk melakukan boikot konsumen. Balasan mereka intinya mengkonfirmasi ada kontroversi seputar aplikasi bawaan yang disebut AppCloud di beberapa model Galaxy A dan M seri anggaran yang dijual terutama di kawasan MENA dan India. Mereka mendeskripsikannya sebagai layanan rekomendasi, tapi kelompok hak digital menyebutnya sebagai bloatware invasif atau potensi spyware karena mengumpulkan banyak data dan sulit dihapus. Beberapa poin penting dari respons mereka: - Aplikasi ini muncul terutama di beberapa model anggaran di MENA dan India, bukan di semua ponsel Samsung. - Ini tersemat sebagai aplikasi sistem dan pengguna biasa tidak bisa dengan mudah menguninstall-nya; menonaktifkannya mungkin tidak permanen. - Data yang dilaporkan terkumpul termasuk lokasi, IP, ID perangkat, dan penggunaan aplikasi, sering kali tanpa persetujuan yang jelas. - Asal-usulnya dari perusahaan yang didirikan di Israel menambah sensitivitas politik di kawasan kita. - Samsung bilang tidak ada bukti keras publik bahwa aplikasi ini digunakan untuk pengawasan jahat tingkat negara, meskipun para pembela privasi merasa cemas. - Mereka menyarankan untuk memeriksa Pengaturan > Aplikasi untuk “AppCloud” dan menonaktifkan notifikasi, serta mengatakan bahwa penghapusan penuh butuh perintah ADB yang lebih lanjut. Apa yang saya ingin tahu dari kalian: apakah ada yang lain mengalami ini di ponsel mereka? Apakah kalian berhasil menonaktifkan atau menghapusnya tanpa merusak perangkat? Dan apakah kita harus menulis kepada Samsung secara lebih formal sebagai grup minta opsi yang lebih jelas dan jaminan privasi? JazakAllah khair untuk tips apapun.