Bisakah ChatGPT Atlas mengalahkan Chrome dan jadi browser default? Salam
Assalamu alaikum - OpenAI baru aja ngeluncurin browser web yang didukung oleh platform ChatGPT mereka, bawa AI generatif jadi lebih jauh dalam penggunaan sehari-hari. Mereka nyebutnya Atlas dan bilang kalo ini adalah “tempat di mana semua pekerjaan, alat, dan konteks kamu berkumpul.” OpenAI mendeskripsikannya sebagai browser yang dibangun dengan ChatGPT yang mendekatkan kita pada asisten super yang ngerti dunia kamu dan bantu kamu mencapai tujuan.
OpenAI berharap Atlas bisa meningkatkan pengalaman browsing dengan nambahin fitur AI yang biasanya gak ada di browser biasa. Pencarian atau ngetik URL diharapkan bisa balik hasil yang lebih cepat dan berguna, semua di satu tempat. Kursor Atlas juga nawarin saran-saran yang membantu dan pengeditan langsung.
Ide utamanya adalah punya ChatGPT yang bisa diakses kapan aja: ngeklik “Ask ChatGPT” bakal buka sidebar yang bisa nyimpulin, ngejelasin, atau ngerjain tugas di halaman itu. Atlas juga ada mode agen - mirip dengan alat yang diperkenalkan OpenAI sebelumnya - yang bisa bantu tugas yang lebih besar, kayak ngebantu ngatur acara komunitas atau nanganin daftar belanjaan.
Atlas bisa nginget aktivitas sebelumnya dan nyaranin langkah selanjutnya, bikin pengalaman jadi lebih personal dan bahkan ngeluarin pencarian sebelumnya. OpenAI juga bilang kalo browser ini dirancang dengan keamanan dalam pikiran.
Atlas udah diluncurin secara global tapi sekarang baru tersedia untuk Apple Macs. Ini cocok sama kemitraan terbaru antara Apple dan OpenAI. Namun, hanya Macs yang pake chip M-series dari Apple dengan macOS Monterey atau yang lebih baru yang didukung (model-model dari tahun-tahun terbaru kayak MacBook Pro tertentu, MacBook Air, iMac, Mac mini, Mac Studio, dan Mac Pro ada di daftar).
OpenAI berencana untuk membawa Atlas ke iPhone, PC Windows, dan perangkat Android “segera,” walaupun belum ada update untuk iPad. Atlas gratis untuk pengguna ChatGPT di semua tingkatan free, Plus, Pro, dan Go, dan ini masih dalam beta untuk bisnis, dan tersedia untuk akun enterprise dan pendidikan jika diaktifkan oleh administrator.
OpenAI punya tujuan untuk merombak komputasi dengan AI, tapi mereka menghadapi tantangan besar di pasar browser. Google Chrome masih mendominasi dengan sekitar 72% pangsa pasar, jauh di depan Safari. Browser lain juga nambahin fitur AI - Chrome punya gambaran AI, Microsoft Edge nawarin Copilot, dan Safari punya Apple Intelligence - jadi bakal menarik liat bagaimana reaksi semua orang.
Gimana menurut kamu? Apakah Atlas bakal menarik pengguna sehari-hari, atau browser yang udah ada bakal tetap bertahan?
https://www.thenationalnews.co