Sikap Diam Sekretaris Kabinet Terhadap Kritik Amien Rais Dinilai Sebagai Kedewasaan Politik
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya tidak secara terbuka menanggapi pernyataan Amien Rais, sikap yang dinilai sebagai bentuk kedewasaan politik dan penghormatan terhadap tokoh senior nasional. Menurut Koordinator Simpul Aktivis Angkatan 98, Hasanuddin, diamnya Teddy mencerminkan etika politik Indonesia yang memprioritaskan adab ketika berhadapan dengan figur berpengaruh dengan sejarah panjang demokrasi.
Hasanuddin mengutip pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan, yang menekankan pentingnya menghormati yang lebih tua sebagai bagian dari kemuliaan manusia. Ia menegaskan tidak semua kritik politik perlu dibalas terbuka, terutama apabila berasal dari tokoh senior, karena sikap menahan diri dapat dipandang sebagai penghargaan personal dan kontrol.
Siaga 98 menilai pernyataan Amien Rais sebagai manuver politik untuk menarik perhatian publik, dan respons terbuka dari Teddy bisa dianggap tidak relevan dengan tugas administratif Sekretaris Kabinet. Dalam pandangan kelompok ini, pilihan Teddy untuk diam menunjukkan ketenangan, kemampuan menilai isu, serta mencegah institusi terjerat dalam debat politik yang tidak perlu.
https://www.gelora.co/2026/05/