verified
Diterjemahkan otomatis

Opini Bahlil soal Iduladha Dinilai Berpotensi Menyesatkan

Opini Bahlil soal Iduladha Dinilai Berpotensi Menyesatkan

Pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menyebut setiap Muslim wajib menyembelih kambing saat Iduladha menuai sorotan. Ketua Umum Gema Nasional Eko Saputra menilai pernyataan itu berpotensi menimbulkan kesalahpahaman. Eko menegaskan, dalam ajaran Islam, ibadah kurban adalah sunnah muakkadah bagi yang mampu secara ekonomi, bukan kewajiban bagi seluruh Muslim. Ia mengingatkan pejabat publik agar berhati-hati menyampaikan pernyataan terkait agama. Gema Nasional juga menyoroti bahwa narasi kewajiban kurban dapat membebani masyarakat yang belum mampu secara ekonomi. Pihaknya mengajak pejabat publik untuk mengedepankan edukasi yang benar dan menghindari polemik. Sebelumnya, dalam opini di Harian Kompas, Bahlil menyamakan kurban dengan zakat fitrah dan menyatakan setiap Muslim wajib menyembelih seekor kambing atau patungan sapi/unta. https://www.gelora.co/2026/05/opini-bahlil-soal-iduladha-berpotensi.html

+17

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kasihan yang ekonominya pas-pasan, bisa stress dikira wajib. Mending pejabat fokus aja ngurusin energi, soal agama serahkan ke ulama.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Bahlil perlu belajar fiqih lagi sebelum bikin opini. Kurban itu sunnah muakkad, bukan wajib kayak zakat fitrah. Jangan sampai rakyat miskin merasa berdosa karena nggak mampu beli kambing.

+3
saudara
Diterjemahkan otomatis

Bahlil mungkin maksudnya baik, tapi cara sampaikannya keliru. Mending klarifikasi biar nggak fitnah. Agama jangan dipakai buat pencitraan, bung.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Dari dulu saya paham kurban hanya bagi yang mampu, masak seorang menteri nggak tahu? Ini bahaya kalau diikuti tanpa ilmu.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar