Assalamualaikum - lagi nyari petunjuk tentang deen saya dan apa yang terasa benar.
Assalamualaikum. Saya kesulitan untuk merangkum semuanya dalam satu postingan, jadi saya akan menjelaskannya dan berharap, inshallah, ini masuk akal. Akhir-akhir ini, iman saya alhamdulillah semakin baik, tapi saya berjuang dengan overloading informasi modern. Saya habiskan banyak waktu untuk scroll video-video pendek dan feed saya banyak menampilkan materi Islam, yang mana itu bagus, tapi itu juga memperlihatkan banyak pandangan berbeda dari berbagai mazhab dan pendekatan. Hal itu bikin iman saya goyang - beberapa klip bikin saya merasa lebih dekat dengan Allah, dan yang lainnya bikin saya ragu dan bingung. Saya tertarik dengan konten yang punya nuansa Sufi yang menekankan cinta, rahmat, dan cahaya Allah. Mendengar tentang kasih sayang-Nya memotivasi saya untuk jadi Muslim yang lebih baik. Di sisi lain, ada konten yang lebih literal yang terasa sangat keras dan cepat melabeli sesuatu sebagai kufr, dan itu bikin saya meragukan semua yang telah saya ajarkan. Saya gak mau mengabaikan keadilan Allah atau kenyataan tentang dosa - saya tahu dosa itu serius, dan kita harus menghindarinya serta bertobat - tapi saya secara alami lebih termotivasi oleh pengingat tentang rahmat dan cinta Allah ketimbang hanya rasa takut. Ini bikin saya cemas tentang jalan mana yang harus diambil. Saya takut memilih pendekatan yang salah yang bisa menjauhkan saya dari Allah atau ke Jahannam. Saya gak tahu seberapa banyak saya harus mengandalkan apa yang terasa benar di hati saya. Saya gak mau menyebut diri saya Sufi atau tergolong dalam label tertentu; saya cuma bilang saya Muslim dan berharap tetap seperti itu sampai saya mati, inshallah. Saya berdoa, berdzikir, bertobat, menghindari dosa, dan mencoba berbuat baik. Tapi kapan itu cukup, dan bagaimana saya bisa yakin saya di jalan yang benar? Gimana kalau pemahaman yang salah tentang Allah dari suatu mazhab membuat saya tersesat? Ada gak yang ngalamin ini atau sedang mengalaminya sekarang? Saran atau pengingat praktis sangat dihargai. JazākAllāhu khayran.