Assalamualaikum - Pakistan akan menurunkan tarif pada barang input industri untuk membantu para eksportir
Assalamualaikum - Pakistan berencana untuk mengurangi tarif pada bahan baku industri dan barang setengah jadi untuk membantu industri lokal menjadi lebih kompetitif dan mendukung para eksportir, kata Menteri Keuangan Muhammad Aurangzeb pada hari Rabu. Dia menyebut ini sebagai bagian inti dari strategi reformasi tarif pemerintah.
Kebijakan Tarif Nasional 2025–30, yang dipublikasikan pada bulan Juni, bertujuan untuk menghapus bea cukai tambahan, menyederhanakan band tarif dan mengurangi biaya impor bagi para produsen agar sektor ekspor bisa tumbuh dan produktivitas bisa meningkat.
Berbicara di Kamar Dagang dan Industri Karachi, Aurangzeb mengatakan prioritas segera adalah menurunkan biaya input untuk bisnis yang menyuplai ekspor. “Kami memutuskan pertama-tama untuk mengurangi bea atas bahan baku industri dan barang setengah jadi,” katanya, mencatat bahwa langkah ini dimaksudkan untuk membantu para eksportir yang membutuhkan dukungan.
Beberapa tokoh bisnis khawatir bahwa perubahan ini mungkin merugikan produksi lokal bahan baku, tetapi Aurangzeb menyarankan kebijakan ini bisa menjadi titik balik untuk ekonomi Pakistan. “Beberapa berpikir industri akan terdeindustrialisasi dan kita hanya akan menjadi pedagang,” katanya. “Yang lain melihat ini sebagai momen Asia Timur yang mungkin untuk Pakistan.”
Dia juga menekankan bahwa pemerintah siap untuk menyesuaikan rencana jika diperlukan: “Jika kita perlu mengubahnya, kita akan mengubahnya. Tidak ada yang memiliki kata final tentang kebijaksanaan.” Aurangzeb mengatakan pembuatan kebijakan akan lebih konsultatif ke depannya, dengan industri, akademisi, dan lembaga pemikir terlibat sepanjang tahun, bukan hanya saat waktu anggaran.
“Kami akan membuat anggaran bersama dengan kalian,” tambahnya, mengatakan timnya akan tersedia untuk konsultasi sepanjang tahun untuk membantu mendorong negara ini maju.
https://www.arabnews.com/node/