Assalamualaikum - Gimana saya harus melanjutkan ini?
Assalamualaikum. Saya bertemu dengan seorang adik perempuan awal tahun ini dan sebagian besar percakapan kami itu tentang Islam. Saya nggak tahu banyak tentang dia, tapi dari sedikit yang kami bagi, dia kelihatannya punya iman yang kuat dan akhlak yang baik. Dia persis seperti yang saya rasakan saya butuhkan. Wallahi, pertama kali saya melihatnya, saya merasa rendah hati dan semakin dekat dengan Allah swt seperti belum pernah sebelumnya. Sejak itu, saya jadi konsisten dengan tahajjud dan fajr, berhenti mendengarkan musik, meningkatkan dzikir, menurunkan pandangan lebih dari sebelumnya, mencoba lebih menghormati dan patuh, tawakkul saya meningkat, saya baca lebih banyak Al-Qur'an dengan khusyuk saat shalat, dan secara keseluruhan ikatan saya dengan Allah semakin kuat. Saya bersyukur kepada Rabb saya karena telah membawanya ke dalam hidup saya saat saya merasa dunia ini penuh masalah - Allah swt menunjukkan cahaya melalui dirinya. Dia cantik, murni, dewasa, dan kuat. Saya cuma diri saya - yang bisa saya tawarkan adalah iman saya, sopan santun yang baik, cinta, dan tekad serius untuk memperbaiki diri di setiap aspek. Saya 19 dan dia setidaknya beberapa tahun lebih tua dari saya. Saya terus mendapatkan waswas: kenapa dia mau menikahi orang seperti saya? Saya merasa nggak punya banyak yang bisa ditawarkan, saya nggak tampan atau terutama pintar, dan saya punya masalah pribadi yang harus saya tangani. Wallahi, saya siap memberikan segalanya untuk dua tahun ke depan - secara fisik, mental, finansial, dan spiritual. Saya sudah bangun untuk tahajjud setiap hari, menangis dan bertobat, berusaha untuk menjadi layak agar bisa membawa berkah seperti itu dan menikah. Saya banyak berdoa dan punya tawakkul. Saya ingin menangani ini dengan cara yang paling tepat dan halal, tapi bisikan keraguan ini terus mengganggu saya. Tolong beri nasihat: bagaimana saya harus melanjutkan, langkah apa yang harus saya ambil untuk mendekati masalah ini dengan benar dan tawakkul? JazakAllah khair.