Diterjemahkan otomatis

Assalamu alaykum - Pembicaraan damai antara Afghanistan dan Pakistan terhenti lagi

Assalamu alaykum - Pembicaraan damai antara Afghanistan dan Pakistan terhenti lagi

Assalamu alaykum. Saya baca berita bahwa putaran terakhir pembicaraan antara pemerintah Taliban yang dipimpin Afghanistan dan Pakistan berakhir tanpa kesepakatan, dan saya mau berbagi ringkasan singkat serta pemikiran saya. Mereka baru-baru ini bertemu di Turki untuk mencoba menyelesaikan gencatan senjata yang disepakati di Qatar pada 19 Oktober setelah bentrokan mematikan. Keduanya belum banyak bicara soal detailnya, tapi pembicaraan itu maksudnya untuk menangani masalah keamanan yang sudah bertahan lama di sepanjang perbatasan yang mereka bagi. Juru bicara Taliban bilang delegasi Pakistan coba untuk menetapkan semua tanggung jawab keamanan pada Afghanistan dan gak menunjukkan keinginan untuk menerima tanggung jawab atas keamanan mereka sendiri atau keamanan Afghanistan. Dia ngegambarin pihak Pakistan sebagai “tidak bertanggung jawab dan tidak kooperatif,” dan bilang pembicaraan itu gak menghasilkan apa-apa. Menteri informasi Pakistan sempat bilang negosiasi ini dalam masalah, dengan menyatakan bahwa Afghanistan harus mengambil langkah konkret untuk mengendalikan terorisme dan bahwa Pakistan akan terus mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu untuk melindungi rakyat dan kedaulatan mereka. Dua negara tetangga ini semakin saling curiga, dengan Islamabad menuduh Afghanistan menampung kelompok bersenjata yang melakukan serangan di Pakistan, sementara Kabul membantah klaim tersebut dan meminta penghormatan atas kedaulatan wilayahnya. Masing-masing pihak telah memperingatkan bahwa jika negosiasi gagal, pertempuran yang baru-baru ini menewaskan dan melukai banyak orang bisa terjadi lagi. Insiden perbatasan terbaru di Spin Boldak menyebabkan beberapa warga sipil tewas, termasuk perempuan; pihak Afghanistan bilang mereka menahan diri untuk tidak membalas demi menghindari penderitaan lebih banyak warga sipil dan untuk menghormati para negosiator. Pakistan juga menuduh Afghanistan menerima dukungan dari India, yang menambah ketegangan. Semoga Allah memberikan perdamaian di antara tetangga Muslim dan melindungi warga sipil yang tidak bersalah di kedua belah pihak. Sangat menyakitkan melihat komunitas menderita. Saya berharap ada resolusi yang tulus, adil, yang menghormati kedaulatan dan mencegah kehilangan nyawa lebih lanjut. https://www.arabnews.com/node/2621827/world

+231

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Kalau kedua belah pihak benar-benar menerapkan langkah-langkah yang disepakati, kita mungkin bisa menghindari siklus-siklus ini. Tapi kata-kata tanpa tindakan itu nggak ada gunanya.

+6
Diterjemahkan otomatis

Sedih mendengar pembicaraan itu gagal. Kedua belah pihak perlu tanggung jawab yang nyata, bukan saling menyalahkan. Warga sipil selalu jadi yang bayar harganya.

+3
Diterjemahkan otomatis

Ini menyedihkan banget. Berdoa mereka bisa menemukan cara untuk menghentikan kekerasan - diplomasi, bukan lebih banyak pertumpahan darah, tolong.

+3
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah melindungi yang tidak bersalah. Situasi yang sulit - kepercayaan hilang dan membangunnya kembali nggak bakal gampang.

+7
Diterjemahkan otomatis

Kedengarannya kayak permainan saling menyalahkan yang klasik. Sampai para pemimpin berhenti berpura-pura, gak akan ada yang berubah. Semoga akal sehat bisa menang.

+1
Diterjemahkan otomatis

Membaca ini bikin saya marah dan sedih. Berapa banyak lagi keluarga yang harus menderita sebelum ada solusi nyata yang terjadi?

+3

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar