Assalamu Alaikum - Berjuang untuk Tetap Konsisten, Butuh Saran
Assalamu Alaikum, Saya seorang mualaf, sudah sekitar 2½ tahun, Alhamdulillah. Jalanku benar-benar naik turun. Saya mengucapkan syahadat saat putus dari pacar lama saya. Begitu keluar dari masjid, dia langsung mengirim pesan minta untuk kembali bersama. Awalnya saya menolak, tapi kami akhirnya menghidupkan kembali hubungan itu. Iman saya nggak cukup kuat dan perlahan-lahan saya berhenti beribadah - tidak ada yang tahu di hidup saya kalau saya sudah jadi Muslim. Selama dua tahun terakhir, meski masih bersama dia, saya terjebak dalam siklus: sebentar-sebentar beribadah secara diam-diam, lalu merasa tertekan, terjerumus ke dalam dosa, merasa bersalah dan menyerah, kemudian termotivasi lagi beberapa bulan kemudian dan mulai lagi. Saya nggak punya teman Muslim, ayah saya sangat Islamofobik (jadi saya belum memberitahu keluarga), dan saya tinggal di kota kecil di barat yang hampir nggak ada komunitas Muslim. Dari tempat saya berasal, menjadi Muslim akan dilihat sebagai sesuatu yang mengejutkan. Pasangan saya dan saya sudah bersama secara terputus-putus selama empat tahun dan dia nggak religius. Ketika saya mencoba berdoa, saya melakukannya secara diam-diam di rumah atau bahkan di kantor. Saya menghindari masjid karena saya takut dilihat dan keluarga atau pasangan saya menemukan. Alhamdulillah saya sudah mulai beribadah lagi sekitar seminggu yang lalu dan saya benar-benar ingin kali ini bertahan. Saya butuh saran praktis tentang bagaimana memutuskan siklus ini dan membangun praktik yang stabil sambil mempertimbangkan situasi saya. Saran tentang cara tetap konsisten, menghadapi rasa takut terbongkar, memperkuat iman, atau mengelola hubungan dengan cara yang selaras dengan Islam akan sangat dihargai. JazakAllah khair.