Assalamu alaikum - Tentang Kesalahan Pengucapan Bahasa Arab ض (ḍād) di Kalangan Muslim Asia Selatan
Assalamu alaikum. Gue mau bahas soal masalah pelafalan yang sering gue lihat di komunitas Muslim yang ngomong Urdu: huruf Arab ض (ḍād) sering diucapin kayak “z” alih-alih “d” yang tegas. Ini penting banget terutama pas baca Qur’an, soalnya pelafalan yang salah bisa bikin arti berubah. Sedikit latar belakang: Arab, Urdu, Farsi (Persian), Pashto, dan lain-lain punya banyak huruf yang sama, tapi gak selalu terdengar sama. Di Arab, ض itu suara "d" yang berat/tegas yang dihasilkan dari samping lidah. Dulu sih Urdu masih menjaga “d” yang tegas itu untuk ض, tapi dalam pengucapan Farsi, ض diucapin kayak “z.” Selama berabad-abad, pengaruh Farsi di subkontinen bikin banyak penutur Urdu mulai ngucapin ض sebagai “z.” Ini jadi umum di percakapan sehari-hari dan lalu merembet ke bacaan Qur’an. Penggantiannya salah untuk Arab dan bisa bener-bener merubah arti. Kenapa ini serius: ض dan ز itu huruf yang berbeda di Arab. Menukar mereka bisa mengubah kata-kata dan maknanya. Beberapa contoh: - ضَالِّين = orang-orang yang sesat vs زَالِّين = orang-orang yang telah menghilang - أَرْض = bumi/tanah vs أَرْز = nasi atau kayu cedar (tergantung konteks) - ضِلَال = kesesatan vs ظِلَال = bayangan (bingung antara ظ dengan ز/ض juga bikin masalah) Ini bukan cuma kesalahan pelafalan kecil; mereka bisa mengubah pesan, yang jadi hal besar dalam bacaan Qur’ani. Ada juga dimensi Islam: belajar makharij yang benar (titik pengucapan) dan sifaat (karakter huruf kayak penekanan) untuk bacaan Qur’an itu sesuatu yang harus diambil serius oleh setiap Muslim, paling enggak supaya bisa menghindari kesalahan yang merubah arti. Pemula sih dimaafkan pas belajar, tapi setelah seseorang bisa belajar dengan baik, mengabaikan pelafalan yang benar itu gak bisa diterima. Gak cuma ض-huruf lain kayak ق, ع, ح, dll., juga butuh perhatian. Sayangnya, kesalahan-kesalahan ini sering dinormalisasi di daerah kita karena kebiasaan bicara yang udah lama, jadi banyak orang yang baca tanpa sadar kalo mereka udah merubah kata-kata. Kesimpulannya: ض itu “d” yang tegas, bukan “z.” Meskipun pengaruh Farsi mempengaruhi pelafalan Urdu, kita seharusnya gak bawa itu ke bacaan Qur’an. Cobalah pelajari pengucapan yang benar demi bacaan yang akurat dalam shalat dan seterusnya. Jazakum Allah khair - bagikan ini supaya lebih banyak orang sadar dan bisa memperbaiki bacaan mereka.