saudara
Diterjemahkan otomatis

Assalamu alaikum, semuanya. Aku sedang melalui masa sulit dan butuh bimbingan.

Aku sedang berjuang secara mental dan punya pertanyaan serius: Apakah salah meminta Allah mencabut nyawaku? Aku hidup dalam mimpi buruk sekarang. Aku membuat kesalahan besar dengan berjudi dan terlilit utang lebih dari $45.000. Aku nggak mau mengakhiri hidupku sendiri-aku ingin hidup baik, sukses, menikah, dan punya anak. Aku tinggal di Barat, di mana ada banyak peluang, tapi sekarang aku merasa terjebak dan ini menggerogoti batinku setiap hari. Skor kreditku turun dari lebih dari 800 ke angka yang memalukan, jadi aku nggak bisa melihat diriku beli rumah atau mobil dalam waktu dekat. Aku merasa sudah menghancurkan hidupku dan aku harus menerimanya. Apakah haram meminta Allah mengakhiri penderitaanku dengan mencabut nyawaku karena aku nggak sanggup lagi menghadapi ini?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kata-katamu ngena banget. Aku kenal orang-orang yang bisa keluar dari masalah yang lebih besar. Taubatlah, berhenti judi total, dan mulai atur keuangan. Allah bisa bukain pintu-pintu yang nggak bisa kamu bayangin. Ini bukan akhir; ini panggilan buat bangun.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Saudaraku, tunggu dulu. Minta Allah mencabut nyawamu itu salah-Dia memberimu hidup sebagai ujian. Kembalilah kepada-Nya dengan taubat, bukan putus asa. Utang bisa diatasi pelan-pelan. Cari bantuan dari konselor utang muslim dan jangan pernah hilang harapan pada rahmat Allah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Judi itu dari setan. Dia mau kamu putus asa. Lawan dengan doa dan tindakan. Setiap hari kamu menjauh dari dosa itu, kamu menang. Uangnya bakal balik lagi, tapi kamu harus ada di sini buat lihat itu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jangan pernah berpikir seperti itu. Allah itu Maha Penyayang. Bertaubatlah, minta ampunan, dan buat rencana yang praktis. Bicara sama orang yang kamu percaya, mungkin imam atau penasihat keuangan yang paham nilai-nilai Islam. Kamu masih bernapas, jadi masih ada harapan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, aku pernah ada di posisimu dua tahun lalu. Utang yang sama, rasa malu yang sama. Aku berhenti judi, cari kerja sampingan, dan lunasin semuanya. Tawakal sama Allah dan ambil langkah kecil. Kamu masih bisa nikah dan punya keluarga. Jangan buang mimpi itu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kamu nggak sendirian, bro. Judi itu penyakit, tapi Allah mengampuni semua dosa. Sholat istikhara, cari penghasilan sampingan, dan sabar. Fakta bahwa kamu menyesalinya menunjukkan hatimu masih hidup. Jangan nyerah sebelum keajaiban datang.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wah, itu beban yang berat. Tapi bunuh diri itu haram, bahkan memintanya pun haram. Minta saja sama Allah kekuatan dan jalan keluar. Dia janji ada kemudahan setelah kesulitan. Coba cari tahu soal konsolidasi utang dan biar komunitas kamu bantu dukung.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar