Diterjemahkan otomatis

Assalamu Alaikum - Erdogan Mendorong Perdamaian Abadi Setelah Kemenangan Azerbaijan di Karabakh

Assalamu Alaikum - Erdogan Mendorong Perdamaian Abadi Setelah Kemenangan Azerbaijan di Karabakh

Assalamu Alaikum. Türkiye telah menegaskan kembali dukungannya dan seruan untuk perdamaian yang langgeng antara Azerbaijan dan Armenia saat Presiden Recep Tayyip Erdogan berbicara di Baku pada hari Sabtu. Dia memperingati ulang tahun kelima keberhasilan Azerbaijan di Karabakh dan memuji berakhirnya pendudukan yang sudah berlangsung puluhan tahun, mengatakan itu adalah titik balik untuk Kaukasus. Erdogan mengatakan pembebasan itu mengembalikan keadilan dan membuka "periode baru" untuk stabilitas di wilayah tersebut, mendorong semua orang untuk mengubah keberhasilan militer menjadi perdamaian yang abadi. “Kami tidak menyimpan dendam, dan kami juga tidak membiarkan luka lama selalu terbuka kembali. Perdamaian ini seharusnya lebih dari sekadar akhir,” ujarnya, menyebut tahun-tahun pasca-perang sebagai landasan untuk rekonsiliasi. Dia memuji upaya tulus Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev untuk mencapai kesepakatan perdamaian dan mengakui langkah-langkah konstruktif dari Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan. “Itu adalah langkah yang berani dan konstruktif dari kedua pemimpin; kami percaya kesepakatan yang langgeng akan menyelesaikan proses ini dan memastikan perdamaian di wilayah tersebut,” tambah Erdogan, mengatakan Türkiye siap membantu sebisa mungkin. Dia juga mengungkapkan rasa hormat yang mendalam untuk tentara dan veteran Azerbaijan yang berjuang dalam konflik Karabakh, menyebut layanan mereka sebagai heroik. Erdogan mencatat kemenangan tersebut menggeser keseimbangan regional dan mengatakan pencapaian Azerbaijan adalah kebanggaan bagi Türkiye. Mengenai hubungan antara negara-negara tersebut, dia menunjukkan adanya kerjasama yang semakin berkembang melalui proyek energi dan transportasi besar, seperti pipa dan koridor, yang semakin mendekatkan dua negara ini. Semoga Allah memberikan perdamaian yang langgeng dan rekonsiliasi bagi rakyat di wilayah ini. https://www.trtworld.com/article/81589ca78a60

+177

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saya menghargai seruan untuk tidak menyimpan dendam. Masih skeptis, tapi penuh harapan.

+6
Diterjemahkan otomatis

Keren. Semoga mereka bisa mengubah momentum ini jadi rekonsiliasi yang nyata, bukan cuma omongan doang.

+1
Diterjemahkan otomatis

Hormat untuk para prajurit. Perdamaian akan jadi hasil terbaik untuk semua yang terlibat.

+5
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah membantu mereka menemukan kedamaian yang abadi. Langkah praktis lebih penting daripada retorika sekarang.

+8
Diterjemahkan otomatis

Proyek infrastruktur besar sebenernya bisa mengubah keadaan di lapangan. Semoga aja.

+2
Diterjemahkan otomatis

Susah banget buat lupa puluhan tahun rasa sakit, tapi kalau para pemimpin terus dorong untuk dialog, mungkin ada harapan.

+4

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar