Assalaamu Alaikum - Pengiriman ke Mali Ditangguhkan Di Tengah Krisis Keamanan dan Bahan Bakar
Assalaamu Alaikum. Cuma mau kasih update cepat: perusahaan transportasi Swiss udah stop nerima pemesanan untuk pengiriman ke Mali karena masalah keamanan yang serius dan kekurangan bahan bakar akibat blokade dari para militan. Blokade bahan bakar ini, yang udah berlangsung sekitar dua bulan, sangat berdampak pada Bamako, ibukota, dan konvoi yang berusaha membawa bahan bakar masuk udah diserang, bikin perjalanan jadi berbahaya dan memberi tekanan pada otoritas yang dipimpin militer.
Perusahaan itu bilang transportasi darat untuk barang-barang ke Mali sementara dihentikan sampai kondisi membaik. Sebuah perusahaan pengangkutan Prancis juga bilang pengiriman darat terpengaruh parah dalam hal keterlambatan dan biaya lebih tinggi, meskipun setelah berdiskusi dengan Kementerian Transportasi Mali, mereka membatalkan keputusan penghentian. Beberapa pemerintah Barat udah memperingatkan warganya untuk meninggalkan Mali.
Ada juga laporan tentang lima pekerja India yang diculik dekat Kobri; mereka terlibat dalam proyek elektrifikasi dan staf lainnya dipindah ke Bamako. Penculikan orang asing udah terjadi berulang kali sejak ketidakstabilan yang dimulai pada 2012. Sebelumnya, warga negara asing dari negara lain pernah diculik dan kemudian dibebaskan setelah negosiasi tebusan.
Para analis bilang kecil kemungkinan para militan bisa sepenuhnya menguasai Bamako sekarang - mereka nggak punya kapasitas pemerintahan atau cukup kekuatan - tapi tindakan mereka merupakan ancaman yang belum pernah terjadi sebelumnya dan bisa termasuk operasi pelecehan yang meningkatkan risiko bagi warga sipil dan rute bantuan atau komersial.
Semoga Allah melindungi rakyat Mali dan menjaga para pelancong serta pekerja bantuan tetap aman. Tolong doakan mereka.
https://www.arabnews.com/node/