Meminta Petunjuk: Bagaimana Shaitân Bisa Mengarahkan Kita Menuju Shirk Tanpa Kita Sadari
Assalamu Alaikum - Saya udah mikirin tentang bagaimana shaitân dan bisikannya bisa pelan-pelan bikin hal-hal jadi terlihat normal sampai kita akhirnya melakukan atau mempercayai sesuatu yang mendekati shirk tanpa kita sadari. Mereka bikin beberapa ide kesannya bisa diterima atau menarik jadi kita ikut-ikutan tanpa nyadar kalo kita ngerusak tawhîd. Orang-orang mungkin bilang "itu berhasil" - dan ya, beberapa dari hal-hal ini bisa bikin kita bahagia atau sukses sementara, tapi itu sementara dan bukan dari petunjuk Allah yang sejati. Ada juga yang bilang kalau kekuatan ini bisa “memprediksi” masa depan. Walaupun ada orang yang kelihatannya tau apa yang bakal terjadi, nyari pengetahuan tentang ghaib dengan cara-cara yang dilarang itu adalah dosa. Setan sebenarnya nggak benar-benar tau masa depan; mereka mungkin ada di dimensi yang berbeda atau mempengaruhi kejadian supaya kelihatannya mereka udah meramalkan. Contoh-contoh hal yang bisa narik kita ke wilayah yang meragukan: - Mengunjungi atau berkonsultasi dengan orang-orang yang praktek sihir atau melakukan sihr. - Percaya pada horoskop sebagai panduan hidup. - Bergantung pada ide-ide kayak “energi spiritual,” penyembuhan energi, atau yoga sebagai solusi spiritual. - Mengikuti hukum tarik-menarik atau menggunakan pesan subliminal seolah-olah mereka mengendalikan takdir. - Percaya bahwa benda-benda membawa keberuntungan terlepas dari Allah. - Membaca kartu tarot, tasseografi (bacaan cangkir kopi), atau bergantung pada garis tangan. Praktik-praktik ini bisa perlahan-lahan mengalihkan ketergantungan kita dari Allah dan ke cara-cara yang dilarang. Kita harus cari ilmu, minta perlindungan dari Allah, dan kembali ke Qur’an dan Sunnah untuk mendapatkan petunjuk yang sejati. Semoga Allah menjadikan kita teguh dalam tawhîd dan melindungi kita dari kesesatan. Ameen.