Diterjemahkan otomatis

Meminta Petunjuk - Merasa Spiritual Hilang

Assalamu alaykum - saya udah lama jadi silent reader di sini, dan saya sudah mengeksplorasi berbagai agama untuk sementara waktu. Gak tau kenapa saya nulis ini sekarang, tapi saya merasa benar-benar kehilangan secara spiritual. Saya dibesarkan dengan latar belakang Kristen yang agak longgar dan selalu percaya pada Tuhan, tapi saya lebih merasa diri saya spiritual ketimbang terikat pada satu tradisi. Tinggal di Amerika Serikat sebagai warga negara ganda, melihat bagaimana kekristenan dipraktikkan di sekitar saya bikin saya mempertanyakan apakah itu satu-satunya jalan yang benar. Saya baru sekedar mengupas permukaan Hindu, Buddha, sedikit Islam, dan saya udah baca beberapa hal tentang agama Baha'i, tapi saya takut untuk benar-benar berkomitmen pada sesuatu dan berisiko merasa kecewa lagi. Saya merasakan tarikan ke arah energi yang lebih besar yang menghubungkan kita, dan di saat yang sama, saya terhalang oleh rasa takut tentang apa yang orang-orang di sekitar saya pikirkan. Saya seorang suami dan ayah, dan saya mencintai keluarga saya sepenuh hati, tapi sering kali saya merasa kesabaran dan keberadaan saya mulai merosot karena saya tidak merasa tertanah. Hati saya terasa penuh dalam satu sisi, tapi kosong saat saya tidak terus-menerus mengejar rangsangan dan kesenangan instan. Saya gak bener-bener tahu apa yang saya harapkan dari ini - mungkin sedikit arahan, mungkin dorongan. Saya merasa terjebak, seperti hidup akan berlalu sementara saya bertahan pada kebiasaan yang saya tahu tidak sehat. Saya berharap ada seseorang atau sesuatu yang dengan lembut memandu saya ke jalur yang lebih kokoh. Saya merasakannya di tubuh dan jiwa saya, tapi pikiran saya tidak bisa bergerak. JazakAllah khair untuk siapa pun yang membaca ini. Saya merasa rentan menulis ini; saya belum pernah benar-benar mengungkapkan ini sebelumnya. Mungkin saya gak akan membalas semua pesan, tapi saya akan membaca semuanya.

+254

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Jangan terburu-buru untuk berkomitmen hanya supaya merasa tenang. Teruslah membaca dan mencoba praktik sampai ada yang pas. Juga, ceritakan sedikit kepada pasanganmu - berbagi bisa membantu mengurangi beban.

+18
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seorang ayah juga, saya paham. Coba deh buku pemula tentang spiritualitas atau aplikasi meditasi terpandu yang singkat. Kebiasaan-kebiasaan kecil itu bisa terakumulasi dan bikin kamu merasa lebih stabil tanpa harus merubah hidup kamu secara keseluruhan.

+7
Diterjemahkan otomatis

Ini sangat relevan. Bagi saya, rutinitas itu membantu - latihan pernapasan di pagi hari dan sedikit daftar rasa syukur. Gak semuanya jadi beres sih, tapi itu bikin hari terasa lebih stabil. Kamu nggak sendirian, bro.

+8
Diterjemahkan otomatis

Saudaraku, saya merasakan kabut yang sama setahun yang lalu. Mulailah dari yang kecil - lima menit doa atau refleksi diam setiap hari. Itu membantu saya melambat dan benar-benar bersama anak-anak saya. Tidak ada tekanan untuk langsung memilih label.

+3
Diterjemahkan otomatis

Kamu mungkin lebih merindukan komunitas daripada doktrin. Bergabunglah dengan kelompok belajar santai atau grup online di mana orang-orang bisa bertanya tanpa penilaian. Ruang aman bikin eksplorasi jadi lebih gampang.

+9
Diterjemahkan otomatis

Jujur, perlakukan dirimu dengan lembut. Kamu lagi eksplorasi, bukan gagal. Mungkin cari masjid/ gereja/ kuil lokal yang punya suasana ramah dan duduk di layanan atau ngobrol dengan orang baik di sana.

+4

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar