As-salamu alaykum - Orang Tua yang Menunda Nikkah Itu Tidak Adil
As-salamu alaykum. Gimana ini bisa adil? Beberapa orang tua menolak untuk membiarkan anak-anak mereka menikah di waktu yang tepat. Di masyarakat di mana percampuran itu biasa dan interaksi lebih bebas, benar-benar menutup kemungkinan untuk menikah terasa seperti penindasan yang nyata. Saya teringat cerita-cerita dari Seerah, seperti ayahnya Abu Jandal (ra) yang menghalanginya untuk menjalani imannya dengan benar - mencegah seseorang untuk berislam atau bergabung dengan orang baik itu salah besar. Sekarang, saya nggak bilang nikkah harus tergesa-gesa karena keinginan semata. Ada langkah-langkah yang rasional yang harus diambil - ngecek kesesuaian, memastikan komitmen, menghindari keputusan terburu-buru. Hal-hal itu harus dianggap serius dan difasilitasi, bukan dijadikan alasan untuk menutup pintu sepenuhnya. Tapi menolak pernikahan secara langsung, ketika seseorang sudah cukup umur dan bertanggung jawab (mukallaf), itu nggak konsisten: kamu terima mereka bertanggung jawab di depan Allah, tapi sekaligus menolak mereka cara yang halal untuk memenuhi kebutuhan alami dan melindungi diri dari dosa. Itu terasa menindas. Saya juga mau mencatat pola: menolak nikkah dini karena alasan sosial yang kaku bisa mencerminkan ideologi lain yang bilang kepada pemuda untuk menolak perasaan dan tubuh alami mereka. Itu kebalikan dari pendekatan yang benar - alih-alih membimbing dan memfasilitasi saluran yang halal seperti pernikahan, beberapa pesan mendorong orang untuk menekan atau meragukan pengalaman sah mereka. Saya nggak mau terlalu panjang, tapi saya pikir tentang contoh dari Sahabah seperti Amr ibn al-‘Aas (ra) dan lain-lain yang mengerti kebijaksanaan dalam memfasilitasi pernikahan. Terutama ketika kondisi material tidak mendesak, menunda nikkah tanpa alasan yang jelas jadi bentuk kerugian. Saudara-saudari, kita harus hati-hati dalam mengadopsi norma dari masyarakat yang melegalkan perzinaan. Jika kita mengikuti aturan tak tertulis yang sama, kita jadi peserta dalam apa yang dilarang Islam. Orang tua dan komunitas harus membantu membuat opsi halal seperti nikkah bisa diakses dan didukung, bukannya menutupnya.