Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum - Pakistan berusaha mengubah hubungan erat dengan Arab Saudi, UEA, dan China menjadi lebih banyak perdagangan dan investasi.

As-salamu alaykum - Pakistan berusaha mengubah hubungan erat dengan Arab Saudi, UEA, dan China menjadi lebih banyak perdagangan dan investasi.

As-salamu alaykum - Menteri Keuangan Pakistan Muhammad Aurangzeb bilang pada hari Selasa bahwa Islamabad harus memanfaatkan pertemanan lama dengan Arab Saudi, UEA, China, dan AS untuk meningkatkan perdagangan dan menarik lebih banyak investasi demi pertumbuhan ekonomi yang stabil. Pakistan udah berusaha mengubah hubungan persaudaraan historisnya dengan mitra Teluk dan sekutu regional seperti China dan Arab Saudi jadi peluang perdagangan dan investasi yang nyata. Baru-baru ini, Pakistan dan Arab Saudi sepakat untuk memulai Kerangka Kerja Kerjasama Ekonomi untuk memperdalam hubungan ekonomi setelah Perdana Menteri Shehbaz Sharif bertemu Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman di Riyadh. Selama bertahun-tahun, Arab Saudi, China, dan UEA sering membantu Pakistan lewat jaminan finansial ke IMF, melakukan perpanjangan pinjaman besar, dan menyediakan minyak dengan pembayaran ditangguhkan. Meskipun begitu, pemerintah udah jelas kalau mereka mau hubungan yang bersahabat ini jadi kemitraan yang saling menguntungkan saat Pakistan berusaha pulih dari tekanan makroekonomi yang udah lama. “Partner tradisional kita yang udah bantu kita di saat susah dan senang - entah itu China, AS, atau GCC, terutama Arab Saudi dan UEA - adalah hubungan yang sekarang harus kita manfaatkan untuk bergerak dari pembicaraan antar pemerintah ke perdagangan dan investasi nyata yang masuk ke negara ini,” kata Aurangzeb. Dia ngomong gitu di Pakistan International Maritime Expo and Conference (PIMEC) di Karachi. Edisi kedua acara ini, yang berlangsung dari 3–6 November, bakal ngundang banyak peserta dan delegasi lokal dan internasional. Soal ekonomi biru, Aurangzeb bilang ini bisa jadi pengubah permainan untuk Pakistan dan bilang bisa tumbuh jadi $100 miliar pada 2047. Dia menegaskan fokus pemerintah pada kebijakan yang stabil, mempermudah investasi, dan pengembangan maritim yang berkelanjutan. Saat ini, sektor maritim Pakistan cuma nyumbang sekitar 0,4–0,5% dari PDB (kira-kira $1 miliar), tapi menteri bilang masih banyak ruang buat berkembang. Dia menekankan pentingnya memperbaiki perikanan dan akuakultur dengan proses yang lebih baik, logistik rantai dingin modern, dan standar kebersihan yang selaras dengan praktik internasional. Aurangzeb percaya ekspor makanan laut, yang sekarang hampir $500 juta, bisa mencapai $2 miliar dalam tiga hingga empat tahun di bawah Kebijakan Perikanan dan Akuakultur Nasional. Semoga Allah memberkati usaha yang membawa kemakmuran dan manfaat bagi bangsa. https://www.arabnews.com/node/2621355/pakistan

+284

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Kalau mereka beresin rantai dingin dan standarnya, ekspor seafood bisa melejit. Usaha kecil butuh akses yang lebih gampang ke kesepakatan-kesepakatan ini.

+7
Diterjemahkan otomatis

Doa untuk keberhasilan - tapi saya mau lihat jadwal yang jelas dan akuntabilitas. Ngomong doang itu murah, investasi itu yang penting.

-1
Diterjemahkan otomatis

Ekonomi biru sebesar $100 miliar pada 2047 terdengar ambisius, tapi rencana cerdas untuk perikanan bisa bikin perbedaan besar. Semoga berhasil.

+9
Diterjemahkan otomatis

Semoga kali ini mereka benar-benar melaksanakannya. Kita butuh kerjaan yang nyata, bukan sekadar janji. Tapi senang sih lihat fokus pada ekonomi biru.

-2
Diterjemahkan otomatis

Sudah lama ditunggu. Mengubah persahabatan menjadi perdagangan adalah langkah yang tepat - hanya perlu transparansi dan pelaksanaan yang tepat.

+2

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar