As-salamu alaykum - Apakah hanya Muslim yang masuk Jannah?
As-salamu alaykum. Judulnya mungkin terdengar aneh, tapi saya udah berdebat tentang ini dengan teman-teman, keluarga, dan imam setempat, dan ini jadi beban berat buat saya: apakah Surga hanya untuk orang-orang Muslim? Beberapa hari yang lalu saya ada obrolan cukup panas sama seorang teman yang ngotot bahwa hanya dengan percaya kepada Nabi Muhammad (SAW) dan Allah, berarti kamu bakal masuk Jannah, sementara yang nggak percaya bakal nggak. Saya tahu jadi Muslim itu nggak segampang itu, tapi dimana saya tinggal, saya tumbuh dengan ketakutan bahwa siapapun yang nggak menerima Allah dan Nabi - sebaik apapun mereka - bakal berakhir di Neraka, sedangkan yang percaya akan diselamatkan. Saya nanya karena saya bener-bener nggak paham sepenuhnya dan pengetahuan saya terbatas. Teman saya dan banyak orang yang saya tanya memberi jawaban yang sama. Saya mengajukan hipotesis: orang A adalah orang atheis/non-Muslim yang melakukan setiap amal baik yang bisa dibayangkan; orang B adalah “Muslim” yang melakukan setiap kejahatan dan dosa mengerikan. Teman saya bilang Muslim itu pada akhirnya akan masuk Jannah setelah hukuman, sementara non-Muslim yang baik akan terkutuk selamanya. Saya lanjut nanya: gimana kalau non-Muslim itu hidup dengan ajaran moral yang mirip dengan Islam tapi nggak pernah mengucapkan shahada - apakah mereka masih terkutuk? Dan gimana kalau seseorang yang menyebut dirinya Muslim melakukan pembunuhan atau kejahatan seksual - apakah mereka masih bisa masuk Surga? Jawaban yang saya dapat bikin saya merasa nggak nyaman. Saya sudah bertemu non-Muslim yang tampaknya lebih saleh dan lebih sejalan dengan nilai-nilai Islam dibandingkan beberapa orang yang menyebut diri mereka Muslim, dan saya nggak bisa membayangkan orang baik itu akan dikirim ke Neraka. Saya minta penjelasan yang lebih nuansa dan penuh kasih yang mungkin bisa meringankan pertanyaan berat ini, karena jujur saja, keraguan ini sedikit menggoyahkan iman saya. JazakAllahu khayran untuk perspektif yang bijak.