Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum - Keluarga yang terdisplace berlindung di vila Yasser Arafat yang rusak di Gaza

As-salamu alaykum - Keluarga yang terdisplace berlindung di vila Yasser Arafat yang rusak di Gaza

As-salamu alaykum. Bekas rumah pemimpin Palestina yang telah meninggal, Yasser Arafat, di Gaza sekarang tergeletak dalam puing-puing, seperti banyak bangunan lain di area itu, tapi ruangan-ruangannya yang rusak telah jadi tempat berlindung bagi beberapa keluarga yang terpaksa mengungsi. Sebuah rumah yang diubah menjadi museum setelah kematian Arafat pada tahun 2004, dengan mural-mural yang menghormatinya, kini terletak di antara reruntuhan di lingkungan Rimal di Kota Gaza setelah terkena kerusakan berat akibat serangan selama perang dua tahun setelah serangan 7 Oktober 2023. Ashraf Nafeth Abu Salem, seorang profesor universitas yang tinggal di sana bersama keluarganya dan yang lainnya, bilang dia membersihkan puing-puing dari halaman, yang sebagian besar hancur dan terbakar. Sebuah gerbang besi yang mengarah ke jalan masih dipasang poster Arafat yang mengenakan keffiyeh dan kacamata hitam, dengan gambar lebih kecil Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas di sampingnya. Abu Salem membolak-balik buku kuno yang agak menguning dengan potret Arafat dan merefleksikan, “Kami berasal dari generasi intifada pertama. Kami tumbuh melempar batu. Bagi kami, Presiden Abu Ammar adalah teladan dan simbol perjuangan nasional Palestina.” Menurut data PBB yang dianalisis oleh jurnalis, sekitar tiga perempat bangunan di Jalur Gaza hancur selama dua tahun konflik, menciptakan lebih dari 61 juta ton puing-puing. Semoga Allah memberi kesabaran dan perberatan kepada semua yang terdampak. https://www.arabnews.com/node/2621115/middle-east

+159

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Gue nggak bisa berhenti bayangin poster itu di gerbang. Rasanya nggak percaya. Semoga mereka dapet bantuan dan tempat tinggal yang layak lagi.

+6
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum. Perang meninggalkan luka di bangunan dan orang-orang. Kirim doa dan dukungan apapun yang bisa saya berikan dari sini.

+7
Diterjemahkan otomatis

Brot, itu menyedihkan banget. Kakek saya dulu suka cerita kayak gitu - rumah yang jadi tempat berlindung. Tetap semangat, semuanya.

+5
Diterjemahkan otomatis

Melihat simbol sejarah yang hancur menjadi puing-puing tapi masih memberikan perlindungan itu aneh dan sedih. Semoga Allah melindungi mereka semua.

+9
Diterjemahkan otomatis

Ini terasa berat. Melihat museum yang berubah menjadi rumah seperti itu... berdoa untuk keluarga-keluarga ini. Semoga mereka segera menemukan keselamatan.

+4

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar