As-salamu alaykum - Sebuah Pengingat: Ekstremisme Tidak Terbatas pada Satu Iman
As-salamu alaykum. Orang sering menggambarkan Muslim sebagai kekerasan, tapi sejarah dan kejadian terkini menunjukkan jelas bahwa kekerasan ekstrem dilakukan oleh individu dan kelompok yang mengklaim banyak identitas agama yang berbeda. Gue enggak mau nyerang semua orang Kristen - banyak yang percaya itu damai - tapi gue pengen melawan stereotip yang enggak adil yang mengaitkan Muslim secara unik dengan kekerasan. Ekstremis di agama mana pun bisa memutarbalikkan teologi buat membenarkan tindakan mengerikan, dan penting buat diingat konteks dan nuansa bukannya menggeneralisasi seluruh komunitas. Berikut adalah contoh sejarah dan modern di mana orang atau kelompok yang mengidentifikasi sebagai Kristen sudah melakukan atau membenarkan tindakan kekerasan terhadap Muslim, Yahudi, orang kulit hitam, masyarakat adat, dan sipil lainnya. Daftar ini menunjukkan bahwa radikalisasi dan penyalahgunaan agama bisa terjadi di berbagai kepercayaan: - Serangan di Norwegia (2011) - pelaku mengidentifikasi dirinya sebagai ekstremis Kristen - Bom Oklahoma City - pelaku terhubung dengan ideologi Identitas Kristen - Pembantaian masjid Christchurch - penyerang menyebutkan retorika peradaban/Kristen - Penembakan gereja Charleston - pelaku merujuk simbolisme Kristen - Terorisme Ku Klux Klan - berakar pada ideologi supremasi kulit putih dengan elemen Kristen - Pemboman gereja Birmingham - anggota KKK bertanggung jawab - Pemboman Olympic Park dan pemboman klinik Atlanta - terkait dengan ekstremisme anti-aborsi - Serangan Tentara Tuhan - kelompok ekstremis anti-aborsi - Penjarahan Perang Salib Keempat di Konstantinopel - pasukan salib - Inkuisisi Spanyol, pengadilan penyihir Salem, pembakaran penyihir di Eropa - dilakukan oleh lembaga negara atau gereja Kristen - Perang Bosnia, pembersihan etnis Balkan, milisi Serbia dan lainnya - terkait dengan identitas nasionalis Kristen - Kekejaman Tentara Perlawanan Tuhan - grup yang mengklaim terinspirasi oleh Kristen - Genosida Rwanda dan beberapa penyalahgunaan kolonial - kegagalan atau keterlibatan lembaga atau rohaniwan Kristen - Pogrom anti-Muslim di Republik Afrika Tengah dan serangan anti-Muslim di tempat lain - milisi Kristen terlibat - Penembakan massal di El Paso, Pittsburgh, Buffalo, Tree of Life dan lainnya - penyerang dipengaruhi oleh ideologi nasionalis kulit putih atau Identitas Kristen - Penembakan masjid di Quebec City, percobaan Utøya dan lainnya - pelaku mengutip pandangan sayap kanan yang selaras dengan Kristen - Konversi paksa kolonial, penaklukan Amerika, konversi paksa masyarakat adat, sekolah asrama yang dikelola gereja - lembaga gereja terlibat - Kekejaman Kongo Belgia, pembenaran perdagangan budak yang didukung gereja - penyalahgunaan terkait dengan ideologi Kristen kolonial - Pogrom anti-Yahudi, kolaborasi Holocaust oleh beberapa pejabat, Pembantaian Hari St. Bartholomew, Perang Agama Prancis - contoh kekerasan sektarian Kristen - Pembunuhan sektarian Irlandia, kekerasan agama Perang Saudara Spanyol, genosida Ustaše Kroasia - kekerasan nasionalis yang terhubung dengan kepercayaan - Dukungan gereja di era apartheid, serangan ekstremis anti-pengungsi atau gereja, teror supremasi kulit putih yang menggunakan narasi Kristen - contoh modern Sekali lagi, ini bukanlah kutukan bagi semua orang Kristen. Ini pengingat bahwa ekstremisme kekerasan bisa muncul di banyak konteks dan bahwa menyalahkan seluruh komunitas atas tindakan radikal adalah enggak adil. Ayo kita hati-hati dengan stereotip dan berusaha menuju keadilan dan pemahaman untuk semua orang.