Ada tips untuk membangun kembali disiplin diri dan tetap bertanggung jawab? Salam
Assalamu alaykum, Aku agak kecewa dengan beberapa hal yang terjadi belakangan ini. Aku mengalami beberapa masa sulit yang bikin aku tersesat. Sekarang aku sedang terapi dan perlahan-lahan membaik, alhamdulillah, tapi aku merasa di titik di mana aku benar-benar perlu membangun kembali disiplin diri yang hilang. Selama masa-masa sulit itu, aku merasa hampa dan gak bisa melihat tujuan untuk memperbaiki diri. Sekarang aku punya sesuatu yang berarti untuk diperjuangkan, dan aku ingin mulai membuat kemajuan nyata. Aku mencari strategi praktis dan realistis untuk kembali ke jalur. Ada yang bisa ingatin aku tentang hal-hal yang benar-benar membantu? Beberapa masalah yang aku pikir bikin aku terpuruk: 1. Makan. Situasi tempat tinggal aku sekarang gak memungkinkan aku untuk menggunakan dapur yang proper, jadi aku harus menyiapkan dan makan semuanya di kamarku. Aku punya mini-kulkas, ketel listrik, rice cooker, microwave, toaster oven, toaster, dan blender. Aku baru saja memindahkan mini-kulkas ke atas lemari supaya lebih mudah dijangkau, dan aku pesan kompor listrik supaya akhirnya bisa masak di wajan. Karena aku gak bisa pakai dapur, ruanganku sempit, dan aku kerja 12 jam sehari, aku sering beli fast food. Dimulai dari yang kecil, tapi jadi kebiasaan. Aku juga udah gak bisa berolahraga selama sebulan karena cedera, dan aku udah perhatiin ada peningkatan berat badan. 2. Waktu layar. Aku gak scroll terus-menerus di TikTok atau Instagram, tapi aku nonton beberapa jam YouTube setiap hari dan kadang nonton video dewasa di malam hari sebelum tidur. Aku merasa kalau aku menggunakan sedikit waktu itu untuk baca, nulis, atau merenungkan hari itu, aku bakal bisa bikin lebih banyak kemajuan. Secara keseluruhan, akuntabilitas mungkin jadi masalah terbesarku. Aku tahu beberapa perubahan yang bisa aku buat, tapi ketika harus melakukannya, aku jarang konsisten. Sistem apa yang kamu gunakan untuk menjaga akuntabilitas dirimu? Apa kamu menetapkan tujuan kecil harian, menggunakan tracker kebiasaan Muslim, berdoa dan melibatkan keluarga atau pasangan untuk dukungan, atau mengombinasikan jadwal terstruktur dengan pemeriksaan rutin? Ada rutinitas sederhana, doa, atau tips praktis yang bisa sangat membantu. JazākAllāhu khayran.