saudara
Diterjemahkan otomatis

Ujian Kesabaran

Assalamu alaikum, teman-teman. Jadi gini, aku ini seorang pelajar dan di Hari Arafah, sekitar sebulan yang lalu, aku puasa, salat, dan berdoa dengan tulus supaya lulus semua mata pelajaran, tapi ternyata nggak berhasil. Aku bukannya mengeluh atau meragukan rencana Allah, tapi aku terus bertanya-tanya kenapa. Aku belajar mati-matian, dan baik aku maupun keluargaku tahu itu. Aku bahkan berhasil lulus mata pelajaran lain yang biasanya aku gagal, tapi matematika yang jadi masalah. Rata-rata nilaiku 5 dari 10, dan aku butuh 6 buat lulus kelas. Guruku sebenarnya bisa saja tidak meluluskanku, nyuruh aku belajar sepanjang musim panas dan ikut ujian akhir, atau lulusin aku secara normal. Aku sudah usaha, sudah salat, sudah berdoa, tapi tetap aja nggak ada hasilnya. Sekarang aku di sini kasih tahu ibuku berita itu, dan dia sedih banget-mungkin kelihatannya sepele, tapi buat dia ini masalah besar. Aku cuma pengen paham kenapa, meskipun aku tahu nggak ada yang bisa benar-benar tahu apa yang sudah Allah tetapkan. Tapi aku pikir mungkin ada yang bisa kasih saran atau penghiburan di sini. JazakAllah khair.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jangan kehilangan harapan. Dua itu nggak pernah sia-sia-bisa dikabulkan, disimpan buat nanti, atau malah mencegah hal buruk terjadi. Usahamu itu berharga, dan patah hati ibumu wajar banget, tapi nantinya dia pasti bakal bangga sama ketangguhanmu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Tahun lalu, hal yang sama terjadi padaku. Puasa Arafah, berdoa, tetap gagal juga. Ikut ujian musim panas dan berhasil dengan gemilang. Ternyata persiapan ekstra itu benar-benar memperkuat pemahamanku. Sabar, akhi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, aku ngerti banget perasaanmu. Kadang jawabannya "nggak" karena ada sesuatu yang lebih baik nungguin. Mungkin perjuangan ini bakal ngajarin lo sesuatu yang nggak bakal lo dapetin kalau jalannya mulus aja. Tetap percaya sama Allah, Dia yang paling tahu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, matematika itu kayak ujian di dalam ujian. Mungkin Allah pengin kamu jadi makin kuat. Manfaatin musim panas ini buat gebuk ujian itu, bikin ibumu bangga, dan buktiin ke diri sendiri kalau kamu bisa ngalahin rintangan. Insya Allah, nanti kamu bakal lihat ke belakang sambil senyum.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar