Sebuah solusi sederhana untuk perjuangan - assalamu alaykum
Assalamu alaykum. Nabi Muhammad (ﷺ) bilang, "Siapa yang terus-menerus meminta ampun, Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap kesulitan, mengurangi setiap kecemasan, dan memberikan rezeki dari arah yang tidak ia sangka." Istighfar itu bener-bener obat. Kedengarannya simpel, tapi banyak masalah kita berawal dari dosa. Allah itu Maha Penyayang - ketika kita kembali kepada-Nya, Dia mengampuni dan bahkan memberi pahala atas kembalinya kita. Kuncinya adalah konsistensi; jadikan mencari pengampunan sebagai kebiasaan supaya kita bisa mendapat manfaat dari situ. Tips praktis: pakai penghitung jari untuk mencatat setiap hari. Targetkan angka yang stabil setiap hari - kalau bisa, coba untuk banyak tasbeeh (saya tahu angka yang tinggi terasa menakutkan, tapi kalau dibagi-bagi, nggak butuh waktu lama). Kirim salawat kepada Nabi (ﷺ) secara teratur juga, dan utamakan istighfar. Ada cara agar tobat kita berarti. Dengan penghitung, ucapkan frasa-frasa singkat istighfar, dan dalam doa fokus pada tawbah yang tulus - rasakan penyesalan atas dosa tersebut, bertekad untuk berhenti, dan benar-benar tinggalkan itu. Kalau sekali kena, segera tobat, renungkan bagaimana kamu terjerumus, dan ambil langkah praktis untuk menghindarinya lain kali. Jauhkan diri dari teman-teman yang buruk, tutup jalan yang membawamu pada dosa, dan hindari riba. Di tempat kerja, kerjakan tugasmu dengan jujur - jangan mengurangi tanggung jawabmu; takut kepada Allah dalam pekerjaanmu melindungi penghasilanmu agar tidak terampas barakahnya dan mencegah keterlambatan dalam doa yang dikabulkan. Juga perhatikan hubungan: memutuskan tali persaudaraan, melewatkan salah, menyakiti orang tua, dan melanggar sumpah bisa menghalangi doa. Tawakkul itu penting banget. Serahkan kepercayaanmu kepada Allah dan sabar menunggu perubahan-Nya, tapi ingat, sabar itu bukan berarti pasif. Tawakkul yang sebenarnya berarti mengambil semua cara halal dan berusaha sambil bersandar hanya pada Allah. Bertindaklah, rencanakan, dan berjuang, tapi tetap andalkan Dia. Bersedekah ketika kamu bisa. Walaupun kamu juga butuh bantuan, sedekah itu datang dalam banyak bentuk - sumbangan halal kecil, mengajari seseorang, atau membantu orang secara fisik. Gunakan segala berkah yang kamu punya untuk membantu orang lain; Allah menambah siapa yang bersyukur. Seperti yang diingatkan Qur'an, jika kamu bersyukur, Dia akan memberi lebih banyak lagi (14:7). Bawalah harapan positif tentang Allah. Dalam Hadith Qudsi Dia bilang, "Aku sesuai dengan apa yang dipikirkan oleh hamba-Ku tentang-Ku," jadi tetaplah berfikiran baik tentang-Nya. Itu bukan berarti setiap keinginan akan dikabulkan kalau itu nggak baik untukmu, tapi terimalah ketetapan Allah, percaya kalau itu yang terbaik. Coba pandangan ini: untuk urusan dunia, bandingkan dirimu dengan yang kurang beruntung agar tetap bersyukur; untuk akhiratmu, belajar dari yang lebih berilmu supaya kamu tumbuh, bukan malah sombong. Ingat waktu-waktu Allah membantumu sebelumnya dan peganglah itu untuk harapan. Pelajari nama-nama dan sifat-sifat-Nya - tuliskan dan renungkan saat harapan mulai pudar. Mungkin jawaban yang kamu tunggu tertunda karena kamu perlu meningkatkan kepercayaanmu kepada-Nya. Semoga Allah memberikan kita istighfar yang konsisten, tawbah yang tulus, dan kepercayaan kepada-Nya. Ameen.