Sebuah Pengingat Terhadap Kesombongan dan untuk Keadilan, Assalamu Alaikum
Assalamu Alaikum, saudara-saudara, Kita sering kali menyebabkan kerugian bagi orang-orang yang tidak berdaya. Coba pikirkan tentang buruh migran dari Asia Selatan yang tinggal di sini - sementara ribuan di rumah menderita dalam kondisi yang mengerikan, kita justru sibuk memberikan bantuan kepada sesama Arab di Gaza atau Sudan. Komunitas sering berbicara tentang penderitaan orang Gaza atau Sudan, tapi, apakah mereka juga berbicara tentang penyalahgunaan dan ketidakadilan yang terjadi sehari-hari terhadap migran di Teluk? Jarang banget. Tapi, saat sesuatu mempengaruhi negara Arab, semua orang seolah siap berkomentar. Banyak orang Arab bersikap seolah-olah mereka lebih superior, melupakan sejarah kita. Bahkan tidak sampai dua ribu tahun yang lalu, banyak orang Arab yang belum Muslim - mereka menyembah berhala sampai Allah (SWT) mengutus Nabi Muhammad (PBUH) untuk membimbing manusia. Kita seharusnya tidak bangga dengan garis keturunan atau etnis; sebaliknya, kita harus bersyukur kepada Allah (SWT) atas petunjuk-Nya. Kebanggaan seperti ini berbahaya - itu menyesatkan orang lain, dan terlalu banyak yang terjebak dalam perangkap yang sama. Ingat kata-kata syaitan, “Aku lebih baik darinya,” dan betapa salahnya itu. Kita benar untuk mengkritik ketidakadilan seperti kekerasan di Palestina, tapi seberapa banyak yang bersuara tentang kekejaman yang dilakukan oleh beberapa pemerintah terhadap orang-orang di Sudan atau terhadap buruh migran? Berapa banyak negara yang benar-benar membela keadilan daripada memilih sisi karena alasan politik atau sektarian? Komunitas kita pernah mengatasi tantangan besar karena berkah Allah dan karena kita bersatu. Sekarang, terlalu banyak yang menunjukkan prasangka terhadap sesama Muslim - orang Asia Selatan, Afrika, atau Syiah - dan perpecahan itu membuat kita semua lemah. Mari kita coba untuk adil dan penuh kasih kepada semua orang, bukan hanya kepada mereka yang mirip dengan kita atau yang memiliki latar belakang yang sama. Semoga Allah (SWT) membimbing kita menuju kerendahan hati, keadilan, dan persatuan. Ameen.