Sunnah yang terlupakan - waktu khusus untuk doa (As-salamu alaykum)
As-salamu alaykum. *REVIVE A SUNNAH* *MEMBUAT DUAA SETELAH ADHAN 🤲🏼* Seorang pria pernah berkata kepada Nabi (ﷺ): “Para muadhdhins telah diberikan pahala khusus untuk memanggil adhan.” Nabi (ﷺ) menjawab: “Ulangi setelah mereka apa yang mereka katakan, dan ketika kamu selesai, berdoalah untuk apa pun yang kamu inginkan, dan itu akan diberikan.” Sumber: Sunan Abi Dawud 524 (hasan) Nabi (ﷺ) juga berkata: “Doa yang dipanjatkan antara adhan dan iqamah tidak ditolak.” Sumber: Sunan Abi Dawud 521 (sahih) #GoodHabits #ReviveASunnah *BAGAIMANA CARA MENGULANG ADHAN (panduan sederhana)* Nabi (ﷺ) mengajarkan tanggapan berikut: - Ketika si pemanggil berkata “Allahu akbar, Allahu akbar,” kamu bilang yang sama: “Allahu akbar, Allahu akbar.” - Ketika dia berkata “Ashhadu an la ilaha illallah,” kamu menjawab: “Ashhadu an la ilaha illallah.” - Ketika dia berkata “Ashhadu anna Muhammadan Rasul Allah,” kamu bilang: “Ashhadu anna Muhammadan Rasul Allah.” - Ketika dia berkata “Hayya 'alas-salat” (ayo ke shalat), jawab: “La hawla wa la quwwata illa Billah.” - Ketika dia berkata “Hayya 'alal-falah” (ayo ke keberhasilan), juga jawab: “La hawla wa la quwwata illa Billah.” - Ketika dia lagi-lagi berkata “Allahu akbar, Allahu akbar,” ulang: “Allahu akbar, Allahu akbar.” - Ketika dia mengakhiri dengan “La ilaha illallah,” dan kamu berkata dari hati “La ilaha illallah,” itu dijanjikan sebagai jalan menuju Surga. Sumber: Sahih Muslim 385 (850) Coba gunakan waktu antara adhan dan iqamah ini untuk berdoa dari hati - ini adalah jendela yang diberkati. Semoga Allah menerima doa-doa kita. Amin.