Perjalanan Seorang Pemberiman: Menaklukkan Cobaan Pribadi
Assalamu'alaikum, saudara-saudariku tercinta. Hari ini aku menghubungi kalian dengan perasaan yang sangat berat tentang pergumulan yang terus membebaniku-perjuangan melawan nafsu diri. Sudah lebih dari setahun, aku merasa terperangkap dalam kebiasaan ini, bahkan sampai tergelincir di siang hari bulan Ramadhan yang penuh berkah. Momen itu membuatku begitu sedih dan menyadarkan betapa kuatnya cengkraman setan pada jiwaku. Aku benar-benar membutuhkan nasihat tulus dan doa-doa kalian agar bisa terbebas dari dosa ini, menyucikan hatiku, dan semakin mendekatkan diri pada Allah dalam upayaku memperbaiki diri.