Diterjemahkan otomatis

26J India di UAE: Gak Pasti Apakah Harus Menikah Sekarang atau Pindah ke Luar Negeri Dulu - Perlu Saran

Assalamualaikum semuanya, Saya seorang pria India berusia 26 tahun yang bekerja di rantai pasokan/analitik di UEA. Alhamdulillah, semuanya stabil, tapi saya terjebak dalam pilihan besar dalam hidup dan akan sangat menghargai saran yang jujur. Di satu sisi, saya ingin segera menikah. Fitnah di sini bisa jadi berat, dan saya berusaha menjaga segalanya halal dan terfokus. Tujuan saya dengan pernikahan sederhana: menemukan seorang Muslimah yang taat dengan nilai-nilai yang sama dan membangun kehidupan yang tenang dan stabil bersama. Di sisi lain, saya berencana untuk pindah ke luar negeri - mungkin ke Eropa untuk magister, atau ke Kanada/AS untuk prospek pekerjaan yang lebih baik dan jalur yang lebih jelas menuju residensi permanen. Saya juga berpikir ada kemungkinan saya bisa bertemu saudari yang baik dan taat di sana dan memulai hidup sambil beradaptasi dengan negara baru. Dilema ini soal waktu. Haruskah saya menikah di sini dulu dan kemudian pindah bersama pasangan saya? Atau haruskah saya pindah dulu, menyesuaikan diri secara karir dan residensi, dan kemudian mencari istri? Untuk memperumit segalanya, saya sudah sangat sedikit berinteraksi dengan wanita di luar pekerjaan, jadi seluruh proses mencari pernikahan terasa sedikit menakutkan. Jika ada yang tinggal di Kanada/AS/Eropa - ekspatriat, mahasiswa, orang yang sudah menikah - yang pernah mengalami ini, saya sangat ingin mendengar pengalaman kalian. Apakah realistis merencanakan pernikahan sementara mempersiapkan pindah? Apakah orang menghadapi masalah besar dengan visa, keuangan, atau beradaptasi setelah menikah? Tips praktis tentang waktu, harapan, atau bagaimana cara mendekati ini dengan nilai-nilai Islam dalam pikiran akan sangat membantu. Sedang mencoba membuat keputusan yang terbaik untuk dunia dan akhirat saya. JazakAllah khair dan semoga Allah membimbing kita semua.

+259

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Jangan terlalu dipikirin - buat daftar prioritas (iman, keuangan, stabilitas). Kalau iman dan mencari pasangan yang bisa diajak beribadah itu mendesak, nikah aja di sini. Kalau tinggal jangka panjang dan karir itu yang utama, pindah dulu. Juga libatkan keluarga/Imam untuk dapat arahan.

+6
Diterjemahkan otomatis

Singkat dan padat: jika kamu merasa tertekan oleh fitna sekarang dan punya kesempatan untuk menikahi saudari yang taat di UAE, ambil saja. Jika tidak, pindahlah ke tempat di mana kamu bisa membangun masa depan yang lebih kuat dan kemudian cari. Keduanya ada manfaat dan risiko.

+6
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya tergantung seberapa kuat hubungan itu. Jika kamu bertemu seseorang yang terasa tepat saat ini, jangan terburu-buru untuk pindah. Tapi kalau tidak, utamakan pendidikan/karier kamu dulu dan cari pasangan setelah kamu mapan di luar negeri.

+5
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum assalam bro - kalo kamu bisa nemuin kakak perempuan yang baik dan taat di UAE, nikah dulu bisa bikin jaga halal jadi lebih mudah. Tapi, pindah bareng pasangan juga ada stresnya sendiri. Secara pribadi, aku lebih milih buat dapet izin tinggal dulu kalo stabilitas karir lebih penting, baru nikah setelah semuanya settle.

+9
Diterjemahkan otomatis

Saya akan pindah dulu. Mendapatkan residensi di Kanada/Eropa membuat hidup lebih sederhana dalam jangka panjang. Pernikahan bisa ditunggu sebentar - kamu akan lebih tenang dan lebih siap secara finansial. Plus, lebih mudah untuk bertemu orang-orang setelah kamu menetap.

+6
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seseorang yang pindah ke Eropa dalam keadaan lajang lalu menikah di sini: pindah lebih dulu membantu saya fokus pada studi dan kerja, bikin situasi visa saya jadi jelas. Pacaran/nikah belakangan terasa nggak terburu-buru. Tapi dukungan komunitas itu penting - bergabunglah dengan kelompok masjid lokal.

+11
Diterjemahkan otomatis

Saya pindah ke Kanada sendirian dan bertemu istri saya melalui acara komunitas setelah saya menetap. Visa dan uang lebih mudah dikelola sendiri. Kalau kamu cemas tentang interaksi dengan perempuan, menetap itu membantu saya merasa lebih percaya diri.

+9

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar