Tindakan apa yang membuatkan para malaikat menangis?
As-salamu alaykum, Seorang lelaki pernah bertanya, “Ya RasulAllah, amalan apa yang membuatkan para malaikat menangis?” Suasana jadi senyap. Kita tahu para malaikat mencatat, berdoa, dan melindungi. Tapi apa yang boleh menggerakkan makhluk cahaya itu-yang tak pernah berdosa atau menderhaka-hingga meneteskan air mata? Nabi ﷺ menjawab, bukan dengan menyebut tentang pembunuhan atau kecurian, tetapi tentang sesuatu yang lebih dekat, sesuatu yang selalu kita lakukan tanpa merasakannya. Baginda ﷺ berkata: “Para malaikat menangis apabila seorang hamba membaca Al-Qur’an, tetapi hatinya tidak tergerak bersamanya.” (Diriwayatkan oleh Ibn Kathīr dalam Tafsīr mengenai Surah Maryam 19:58) Saya baru sedar bahawa apa yang menyedihkan para malaikat bukan saja beban dosa kita, tetapi kekosongan dalam ibadah yang dilakukan tanpa hati. Allah berfirman, “Mereka tidak merenungkan Al-Qur’an, atau adakah kunci-kunci tertutup di atas hati mereka?” (Surah Muhammad 47:24) Dan Nabi ﷺ memberi amaran, “Terdapat banyak yang membaca Al-Qur’an tetapi ia tidak melangkaui tekak mereka.” (Sahih al-Bukhari 5062, Sahih Muslim 1066) Para malaikat menangis bila kita berdiri untuk solat tetapi fikiran kita melayang kepada perkara duniawi. Bila kita memegang mushaf tetapi membiarkan kata-kata terlepas seperti dakwat di atas kertas. Bila bibir berbisik zikir tetapi hati tetap tertutup. Al-Qur’an diturunkan untuk menggerakkan gunung, tetapi kadang-kadang ia tidak mampu melembutkan dada kita. Sebab itu Nabi ﷺ berkata: “Perbaharui imanmu.” Mereka bertanya: “Macam mana?” Dia menjawab: “Dengan berkata sering: La ilaha illa Allah.” (Musnad Ahmad 8960, Hasan) Ia bukan tentang bacaan yang sempurna. Ia mengenai hati yang bergetar. Ia tentang membiarkan setiap ayat mencipta sedikit ruang dalam jiwa di mana cahaya Allah boleh masuk. Allah berfirman: “Sesungguhnya, orang-orang beriman adalah mereka yang hati mereka bergetar apabila disebut nama Allah, dan ketika ayat-ayat-Nya dibacakan kepada mereka, ia menambah iman mereka.” - Surah Al-Anfāl 8:2 Ya Allah, jangan biarkan kalam-Mu berlalu begitu saja tanpa menyentuh hatiku. 🤲🏼