MUI Desak Hukuman Mati untuk Koruptor dengan Dampak Sistemik
Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis, menilai korupsi lebih berbahaya daripada narkoba dan terorisme kerana dampaknya yang besar dan sistemik. Beliau mendorong penerapan hukuman mati bagi koruptor dalam kes dengan dampak tertentu.
"Tuntutan kami untuk hukuman mati perlu diterapkan sekali-sekala dalam dampak tertentu, sebagaimana kes narkoba. Saya rasa (korupsi) lebih bahaya daripada narkoba dalam hal ini," kata Kiai Cholil di Jakarta, Ahad (16/8/2026).
Kiai Cholil menegaskan hukuman mati sah dari segi perlembagaan dan bukan pelanggaran HAM. Beliau mendorong negara menggunakan wacana ini untuk memperbaiki sistem penguatkuasaan undang-undang agar bebas dari korupsi.
https://mozaik.inilah.com/news