Bangun untuk Tahajjud dan nggak bisa berhenti nangis selama shalat Jumuah.
As-salamu alaykum. Aku lagi berurusan sama patah hati belakangan ini. Aku udah baca-baca tentang ini, berdoa terus-menerus, dan mencoba move on, tapi bahkan setelah 4-5 bulan perasaanku nggak mau pergi. Hatiku terus menarikku untuk berdoa dan mendoakan dia. Hari ini (21 November 2025) aku bangun tahajjud untuk ketiga kalinya minggu ini. Hari ini terasa beda. Setelah tahajjud, Fajr, dan beberapa dhikr, aku tidur sebentar dan bangun dengan dorongan berat untuk menangis. Aku nahan sampai Jumuah. Begitu aku sholat Jumuah dan mulai berdoa, air mataku langsung mengalir - aku nggak bisa berhenti. Aku bahkan nggak sempat bilang “Ya Allah…” dengan benar; tubuhku sepertinya udah nunggu untuk melepaskan di atas sajadah. Tadi malam waktu aku sholat tahajjud dan berdoa yang sama, aku mimpi kalau doaku diterima dan aku hidup dalam kehidupan yang aku minta sama orang yang aku doakan. Sekarang aku duduk di sajadahku mikir kenapa aku nggak bisa berhenti nangis. Doaku terus muncul. Aku punya iman, harapan, tawakkul, dan yaqeen - aku bener-bener percaya Allah bakal mempertemukan kita lagi kalau itu yang terbaik. Tapi hatiku kerasa berat banget dan aku nangis terus. Apa ini berarti doaku diterima? Aku pernah denger orang bilang kayak gitu sebelumnya tapi belum pernah ngerasain sampai hari ini. Tolong doakan agar Allah memberikan hidayah padanya, mempertemukan kita lagi kalau itu baik untuk kita, dan menerima permohonanku. Insha'Allah, Ameen. Ada yang bisa bantu aku paham apa yang terjadi?