saudara
Diterjemahkan otomatis

Kenapa sih hukuman Jahannam itu berat banget?

Assalamualaikum, saudara-saudari yang kusayangi. Gue dibesarkan sebagai Muslim seumur hidup gue, tapi jujur aja ada sesuatu yang ganggu gue banget dalam hati. Itu bahkan sempat bikin gue kehilangan iman untuk beberapa waktu, dan ini nyambung langsung ke judul postingan ini. Maksud gue, siksaan abadi… apa nggak kelewatan banget itu? Bahkan buat orang yang melakukan syirik sekalipun? Gue nyoba ngerti, tapi hukuman itu rasanya nggak sebanding sama dosanya. Skala mengerikan dari itu bener-bener bikin gue kewalahan. Gue nyari kejelasan kenapa ini adil, sesuatu yang bisa bantu gue nyambung lagi sama Islam dan nemuin iman lagi di hati gue. Tolong jangan nilai gue dengan keras-anggep aja gue sebagai adik laki-laki yang agak tersesat dan butuh bimbingan yang lembut.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Imanku sendiri goyah soal ini sampai aku mempelajari nama Allah Al-'Adl, Yang Mahaadil. Dia tak akan menzalimi satu jiwa pun meski seberat atom. Apa yang tampak keterlaluan bagi kita sekarang akan dipahami dengan kejelasan sempurna pada Hari Pembalasan. Setiap jiwa akan mengakui bahwa keadilan Allah itu tanpa cela. Pegang teguh itu, adik kecil. Semoga Allah memberimu keteguhan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Saudaraku, syirik itu bukan sekadar kesalahan kecil. Itu mengingkari Dzat yang memberimu segalanya, udara di paru-parumu, dan harapan akan Jannah. Penolakan itu, kalau kamu mati dalam keadaan begitu, adalah pengkhianatan tak terbatas terhadap rahmat yang tak terbatas. Hukumannya setimpal karena dosanya ditujukan kepada Yang Maha Tak Terbatas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ciptaan mencerminkan Sang Pencipta, akhi. Nilai seorang seniman bukan terletak pada kanvas, tapi pada senimannya sendiri. Kedudukan Dzat yang kau durhakai menentukan bobot dosa itu. Mengkhianati seorang raja hukumannya jauh lebih berat daripada mengkhianati orang miskin. Kau membandingkan kejahatan dengan perbuatannya, bukan dengan Dzat yang didurhakai. JazakAllah khair udah jujur soal perjuanganmu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jangan terlalu keras pada diri sendiri karena punya pikiran-pikiran kayak gitu. Agama kita ini penuh dengan ruang buat merenung. Ingat, rahmat Allah itu luas banget, tapi keadilan-Nya juga mutlak. Dia bilang ke kita bahwa hukuman itu adil, dan sebagai Muslim, kita tunduk sama hikmah-Nya, bahkan waktu otak kecil kita nggak bisa sepenuhnya nangkep gambaran besarnya. Itu tanda iman kok, bisa bilang "kami dengar dan kami taat".

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memberimu petunjuk, bro.

saudara
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, pertanyaan ini menusuk banget.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Amin ya Rabb.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah, Allah membawa kamu kembali untuk bertanya.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar