Kenapa sih beberapa dari kita lupa sama adab-adab dasar dalam Islam?
As-salamu alaykum. Aku pengen berbagi sesuatu yang bikin aku terasa sakit hati hari ini dan minta pendapat. Aku lagi di kafe sama keluarga. Ibuku dan bibi-bibiku datang duluan dan dia udah beli kue. Karena aku bareng sepupu-sepupu, aku nawarin masing-masing mereka sepotong, yang terasa seperti hal sopan yang harus dilakukan. Nanti mereka pesan pizza dan semua orang dapet beberapa potong - ibunya (bibiku) bahkan ambil ekstra dari yang lain. Aku biasanya gak ribet soal berbagi makanan, lebih enak biar orang makan aja, tapi ada satu potong yang tersisa dan aku pengen. Sementara kita semua squeezing di booth, aku sopan nanya sepupu satu kali, bahkan dua kali, apakah dia mau potongan terakhir dan dia mengabaikanku. Aku nanya sepupu lain yang bersandar di tanganku dua kali dan dia juga mengabaikanku. Rasanya canggung dan memalukan; mereka bisa aja bilang tidak dan semuanya baik-baik saja. Mereka semua ng抱omba tentang terlalu kenyang tapi potongan itu tetap ada di sana. Yang bersandar di aku kemudian menggigit potongan itu dan mereka mulai membungkusnya dengan tissue karena mereka gak bisa menghabiskannya, terus nawarin potongan yang sudah digigit itu ke adikku yang menolak, dan akhirnya ke aku. Aku terima tapi merasa terhina setelah diabaikan dan kemudian diberi potongan yang sudah digigit itu. Yang bikin aku bingung gini: saat aku tinggal di negara non-Muslim, orang-orang tampaknya lebih sopan dan memperhatikan hal-hal kecil kayak gini. Sejak pindah ke tempat mayoritas Muslim, aku lihat lebih banyak ketidaksopanan, kerakusan, dan kurangnya adab bahkan dari mereka yang sering berdoa dan bicara tentang Islam. Kenapa banyak dari kita bertindak kayak gini padahal ajaran Nabi ﷺ tentang kebaikan, kemurahan hati, dan rasa hormat? Gimana kita bisa ngingetin diri kita sendiri bahwa akhlak yang baik itu bagian dari iman kita?