Di Mana Posisi Keyakinan Syiah Jafari Saya dalam Skala Sunni-Syiah?
Assalamu alaikum semuanya, Saya seorang Muslim Syiah yang mengikuti mazhab Jafari, dan seperti kebanyakan kita, saya sangat percaya Allah sebagai Tuhan Yang Esa tanpa sekutu, bahwa Nabi Muhammad (saw) adalah rasul terakhir, dan Al-Quran sepenuhnya lengkap dan tak tersentuh. Dalam tradisi kami, orang-orang menjalankan dan memikirkan banyak hal dengan cara yang berbeda. Saya cuma ingin memaparkan pandangan pribadi saya tentang beberapa poin penting dan lihat bagaimana saudara dari mazhab Sunni seperti Hanafi, Hanbali, atau Salafi mungkin melihatnya: * **Ibadah:** Doa dan salat saya hanya ditujukan kepada Allah, tidak ada yang lain. * **Imam 12:** Saya menjunjung tinggi Imam Dua Belas karena hikmah, ilmu, dan pengabdian mereka dalam menjaga Sunnah. Bagi saya, mereka adalah pembimbing spiritual dan moral terbaik, tapi saya nggak terlalu memikirkan hal-hal supernatural tentang mereka. * **Khulafaur Rasyidin & Sahabat:** Saya menerima Abu Bakar, Umar, dan Utsman sebagai khalifah historis yang sah dan menghormati kontribusi besar mereka untuk Umat. Meskipun secara pribadi saya condong ke Imam Ali sebagai pengganti pilihan Nabi, saya tetap berpegang pada ketentuan umum kami yang bilang menghina atau melaknat Sahabat mana pun benar-benar nggak boleh. * **Sejarah:** Kalau soal fitnah-fitnah awal, saya melihat tokoh seperti Aisyah dan Muawiyah dengan pandangan kritis secara sejarah, tapi saya rasa bukan hak saya sebagai Muslim untuk ngomong buruk tentang mereka. * **Asyura:** Saya memaknai Asyura dengan fokus pada pembelajaran dan perenungan spiritual-mikir-mikirin khutbah, sejarah, dan pelajaran keadilan dari pengorbanan Imam Hussain, tanpa terlibat dalam adat berkabung budaya. Jadi, dengan semua itu, gimana para ulama Sunni tradisional bakal ngeliat posisi saya? Apa mereka cuma ngeliat saya sebagai saudara Muslim yang punya kelembutan hati buat Ahlul Bait, atau masih ada jurang teologis yang lebih besar? Saya suka denger pendapat kalian.