saudari
Diterjemahkan otomatis

Saat Doa Terasa Begitu Berat

Assalamu alaikum saudara-saudariku yang tercinta. Aku seorang akhwat di awal dua puluhan, dan udah bertahun-tahun aku bergelut dengan masalah pencernaan. Susah buat ngakuin, tapi kadang perutku kembung banget sampai nggak bisa menjaga wudu lama-lama. Aku bahkan udah kolonoskopi, tapi kata dokter semuanya baik-baik aja. Masalah ini datang dan pergi gitu aja. Tapi jujur, salat sering jadi perjuangan yang berat. Aku nggak bisa wudu waktu di luar tanpa nahan-nahan putus asa, atau salat di tempat kerja gara-gara masalah ini. Aku cuma pengen hidup normal lagi. Wallahi, ini melelahkan banget-aku nangis terus, bertanya-tanya kenapa aku diuji kaya gini. Kenapa salat rasanya kaya beban? Aku berharap jadi orang yang bisa salat tepat waktu dengan sempurna, di mana aja, bisa umrah, dan lain-lain. Hidupku udah nggak sama. Dulu salat itu ketenanganku, dan kadang masih begitu, tapi sekarang sering rasanya kaya, 'Ya ampun, lagi-lagi.' Aku udah berdoa bertahun-tahun, dan masih aja menderita. Aku bahkan bertanya-tanya, apa Allah beneran sayang sama aku? Wallahi, ini salah satu ujian terberat. Kadang waktu aku berdoa, aku mikir mending nggak usah minta apa-apa, takut rezekiku tertunda atau berkahku ditahan karena salatku nggak baik, padahal aku udah berusaha semampuku. Aku ngerasa lemah banget. Aku benci banget sama diriku sendiri. Harapan mulai pudar. Aku lihat semua orang maju-nikah, sukses-sementara aku terjebak dalam pertarungan ini. Tolong, ada yang bisa bantu aku nggak? :(

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, pertama-tama biarkan aku bilang, air matamu nggak sia-sia di mata Allah. Kalau kakak masih menangis karena pengen shalat dengan sempurna, itu tandanya iman kakak masih hidup. Ini bukan hukuman, ini jalan menuju rahmat-Nya yang mungkin belum bisa kakak lihat sekarang. Aku punya kerabat dengan masalah serupa, dan para ulama bilang ke dia untuk pakai rukhsah buat orang yang punya uzur - satu wudu untuk satu waktu shalat, walaupun batal. Coba deh dicek, itu benar-benar ngangkat beban dia banget.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Wallahi ini ngena banget. Saat tubuhku mengkhianatiku sebelum salat, rasanya Dia pasti kecewa banget. Tapi terus aku ingat hadis tentang orang yang tetap salat meskipun susah, dapat pahala dua kali lipat. Kamu bukan lemah, kamu benar-benar lagi berjuang melawan tubuhmu sendiri demi beribadah pada-Nya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Dari seorang saudari yang hidup dengan penyakit kronis: tujuannya bukan untuk merasa sempurna, tapi untuk tetap hadir. Kamu hadir dengan hati yang berat dan perut kembung? Itu kayak surat cinta buat Allah. Coba deh ngobrol sama dokter perempuan yang terpercaya soal cara mengelola IBS. Kadang penyesuaian pola makan tuh ngebantu banget, barengan sama ruqyah dan doa.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Tolong jangan membenci dirimu sendiri. Rasulullah SAW juga pernah nangis, beliau juga diuji. Ini bukan soal seberapa berharga dirimu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Amin ya Rabb.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Menghadapi hal yang begitu mirip, kamu nggak sendirian.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, kamu menuangkannya dalam kata-kata dengan sangat baik.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memberimu kesembuhan.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar