Desa dan Kelurahan di Banyuwangi Jadi Garda Terdepan Penanganan TBC
Desa dan kelurahan di Banyuwangi menyatakan siaga penanganan tuberkulosis (TBC) melalui deklarasi yang dibacakan Ketua Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Banyuwangi, Budiharto, di hadapan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus. Mereka berkomitmen melaksanakan penanggulangan TBC secara terpadu, termasuk deteksi dini, pengobatan standar, investigasi kontak, dan pemantauan kepatuhan.
Wamenkes Benjamin menegaskan pemberantasan TBC menjadi program prioritas pemerintah, mengingat Indonesia menempati peringkat kedua dunia dalam jumlah kasus. Ia mendorong perubahan pola dari pengobatan ke pencegahan, dengan menambah obat pencegahan, alat deteksi dini, dan perangkat rontgen di puskesmas. Di Banyuwangi, empat alat X-ray baru telah disalurkan untuk mendukung diagnosis.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menekankan pentingnya skrining berkelanjutan untuk menemukan kasus yang belum terdeteksi dan intervensi terhadap keluarga pasien. Ia mengapresiasi dukungan Kementerian Kesehatan yang diharapkan memotivasi tim lapangan dalam penanganan TBC.
https://kabarbaik.co/desa-dan-