Memahami makna sebenarnya dari “جهاد (Jihad)” - kenapa seringkali dikaitkan dengan kekerasan dan apa arti sebenarnya, insha'Allah
Assalamu alaikum - Saya sudah mengikuti diskusi dan cerita media di India dan tempat lain tentang “Jihad,” dan sepertinya banyak orang salah paham tentang ini. Saya ingin berbagi pandangan saya dan minta masukan dari penutur bahasa Arab, para cendekiawan, dan komunitas, insha'Allah. Apa yang saya pikirkan (dan ingin saya klarifikasi): • Dalam penggunaan bahasa Arab dan Islam, “جهاد (Jihad)” secara harfiah berarti “perjuangan / usaha / berupaya.” • Perjuangan itu bisa mengambil berbagai bentuk tergantung konteksnya: • Perjuangan batin - bekerja pada diri sendiri, melawan kebiasaan buruk, memperkuat iman dan karakter. • Perjuangan sosial dan moral - membantu mereka yang tertekan, memperjuangkan keadilan dan hak, berusaha membangun masyarakat yang adil. • Tindakan defensif - menghadapi penindasan atau ketidakadilan, tetapi hanya di bawah batas etika dan hukum yang ketat sesuai dengan fiqh klasik. Bagi saya, ide inti adalah “perjuangan/usaha,” dan penerapannya tergantung pada konteks, niat (niyyah), dan ajaran moral. Mengapa kebingungan terjadi: Banyak yang menyalahgunakan atau salah menggambarkan kata ini, dan media yang sensasional sering mereduksi “Jihad” menjadi kekerasan atau terorisme. Penyederhanaan itu merusak makna istilah ini - sama seperti mengatakannya siang itu “malam”; menyebutnya tidak mengubah kenyataan. Pertanyaan untuk pembaca, cendekiawan, dan penutur bahasa Arab: • Apakah saya benar bahwa “Jihad” pada dasarnya berarti “perjuangan/usaha,” dan konteks menunjukkan apakah itu batin, sosial, atau defensif? • Dari sumber bahasa Arab klasik, Al-Qur'an, dan yurisprudensi: apakah “Jihad” adalah satu konsep dasar dengan banyak aplikasi, atau adakah makna terpisah yang terkait dengan penggunaan yang berbeda? Tujuan saya: • Untuk membersihkan kesalahpahaman dan mengurangi ketakutan • Untuk mempromosikan diskusi yang diinformasikan dan penuh rasa hormat - bukan kebencian • Untuk membantu orang membedakan ajaran Islam yang tulus dari penyalahgunaan Jazakum Allahu khayran telah membaca - Saya menyambut balasan yang bijaksana dan penuh rasa hormat. Bukan serangan atau provokasi politik, hanya permintaan tulus untuk kejelasan dan pemahaman.