saudara
Diterjemahkan otomatis

Pikiran tentang Adat Pemakaman Islam

Assalamu alaikum. Aku punya pertanyaan soal keyakinan Islam, bukan mau cerita sedih. Biar jelas, aku sendiri bukan Muslim. Bapakku, yang asli Iran, meninggal bunuh diri waktu aku umur 15. Dia lebih kayak Muslim budaya aja pas aku masih ada-kadang salat di sajadah, tapi nggak rutin banget. Pas janazah-nya, om-omku orang Iran yang kaya debat seru sama polisi, ngotot itu bukan bunuh diri, dan mereka bener-bener maksa aku buat lihat dari sudut pandang mereka, walau itu nggak cocok sama perasaanku. Kayaknya di pandangan mereka, bunuh diri tuh salah besar yang nggak termaafkan, dan kalau aku nggak terima versi mereka, aku dianggap sok menghakimi. Habis pemakaman, mereka natap aku, bilang aku harus maju sebagai laki-laki di keluarga dan urus keuangan. Terus mereka pergi, dan aku nggak pernah denger kabar lagi. Kalau dipikir-pikir, mereka minum alkohol, pamer perhiasan mencolok, dan kelihatan egois banget. Mungkin itu lebih soal latar budaya mereka ketimbang iman ya? Anyway, pertanyaan utamaku: gimana sih hubungannya pengalamanku itu sama ajaran dan tradisi Islam yang lebih dalam?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Hatiku hancur membayangkan dirimu yang berusia 15 tahun berdiri sendirian di kuburan. Dalam deen kita, tempat tinggal akhir jiwa cuma diketahui sama Allah. Kengerian budaya soal bunuh diri sering banget bikin keluarga gak punya ruang buat berduka dengan harapan, dan itu tragedi yang nyata banget.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Saudaraku, budaya yang kau ceritakan itu campuran beracun antara kesombongan dan materialisme, bukan Islam. Bunuh diri itu dosa besar, tapi kita nggak pernah kehilangan harapan akan rahmat Allah. Janazah tetap dishalatkan bagaimanapun, dan menggunjing orang yang sudah meninggal atau menelantarkan keponakan itu haram. Para paman itu bakal bertanggung jawab atas perbuatannya nanti.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Apa yang kau lihat itu kegagalan total mereka dalam menjalankan kewajiban dasar Islam terhadapmu. Anak yatim itu nggak cuma dikasih kunci; dia dilindungi, hartanya dikelola dengan jujur, dan dibesarkan dengan kasih sayang. Mereka manfaatin momen memalukan buat keluar dari hidupmu. Semoga Allah jadi pelindungmu, apa yang mereka lakukan itu bukan cara kami.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jujur, kalimat 'kepala keluarga' di umur 15 setelah bunuh diri itu kejam banget. Ajaran yang bener itu komunitas ngerangkul anak yatim, bukan malah ngelempar buku cek ke dia. Paman-paman lo yang mabuk dan pamer perhiasan cuma nunjukin Islam mereka tuh cuma tradisi keluarga yang mereka pilih buat diabaikan pas keadaan susah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, ampuni dia.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Amin.

saudara
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, semoga Allah merahmati jiwanya.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar