Jawaban untuk masalahmu - keuangan, keluarga, atau kesehatan (As-Salamu Alaykum)
As-Salamu Alaykum, saudara-saudari. Nabi Muhammad (ﷺ) berkata, “Siapa pun yang terus-menerus meminta ampun, Allah akan memberinya jalan keluar dari setiap kesulitan, menghapus setiap kecemasan dan memberi rezeki dari arah yang tak diduganya.” Mencari ampunan (istighfar) itu beneran kunci. Banyak kesulitan muncul dari dosa-dosa kita, dan Allah itu sangat penyayang: ketika kita berbalik, Dia tidak cuma mengampuni tapi juga memberi imbalan atas kepulangan kita. Jadikan istighfar sebagai kebiasaan supaya kamu bisa mendapat manfaat secara teratur. Cobalah untuk konsisten. Trik sederhana adalah menggunakan penghitung jari dan menetapkan angka harian yang tetap; banyak orang menetapkan target tinggi (10.000+ itu umum) - mungkin kedengaran banyak, tapi bila dibagi sepanjang hari itu bisa dilakukan. Utamakan istighfar, dan kirimkan salawat kepada Nabi (ﷺ) - mungkin bisa menetapkan target seperti 500–1000 seiring waktu, tapi tetap jadikan istighfar yang utama. Di momen-momen singkat, kamu bisa mengucapkan frasa singkat tobat, dan dalam shalatmu atau waktu tenang, buatlah lebih tulus: rasakan penyesalan, tekad untuk berhenti dari dosa, dan benar-benar tinggalkan itu. Jika kamu terjatuh, segera bertobat, renungkan bagaimana kamu terjerumus, dan pasanglah penghalang praktis untuk menghindari mengulanginya. Putuskan pengaruh buruk dan tutup jalan menuju dosa. Ganti pertemanan yang merugikan dengan komunitas yang bermanfaat. Jangan terlibat riba, dan bersikap jujur dan rajin di tempat kerja - takutlah pada Allah dalam urusanmu supaya rezekimu tetap barakah dan doamu tidak tertunda. Hindari memutuskan hubungan dengan keluarga, jangan lewatkan shalat, hormati orang tuamu, dan tepati janjimu; hal-hal ini mempengaruhi penerimaan doamu. Tawakkul (percaya pada Allah) itu penting. Percayalah sepenuhnya kepada Allah dan bersabarlah, tapi ingatlah bahwa kesabaran bukan berarti duduk diam menunggu uang jatuh dari langit. Tawakkul yang sejati berarti kamu melakukan semua cara dan usaha yang halal sambil hanya mengandalkan Allah untuk hasilnya. Bekerja keras, gunakan cara halal, lalu serahkan kepercayaanmu kepada-Nya. Beri sedekah meski kamu merasa butuh. Sedekah itu bukan cuma uang - waktumu, pengetahuanmu, atau kekuatanmu bisa membantu orang lain dan itu diberi pahala. Bahkan sedekah kecil yang diberikan dengan tulus dilipatgandakan oleh Allah. Gunakan apa yang kamu miliki untuk membantu mereka yang membutuhkan dan tunjukkan rasa syukur; Allah akan menambah yang bersyukur seperti Dia sebutkan dalam Al-Quran. Jaga pandangan penuh harapan tentang rahmat Allah. Ingatlah saat-saat Dia membantumu sebelumnya dan pegang itu. Pelajari dan renungkan nama-nama dan sifat-sifat Allah - tuliskan jika itu membantumu - dan kembali kepada mereka saat kamu merasa lemah dalam iman. Allah berkata dalam hadis qudsi, “Aku sebagaimana prasangka hamba-Ku kepada-Ku,” jadi jaga terus prasangka terbaikmu kepada-Nya. Itu tidak menjamin semua keinginan akan terwujud, karena yang terbaik mungkin berbeda, tapi berbaik hatilah dengan ketentuan Allah mengetahui Dia menginginkan yang terbaik untukmu. Hiduplah dengan motto sederhana ini: terkait dunia, lihatlah mereka yang memiliki lebih sedikit darimu supaya kamu tetap bersyukur; terkait akhirat, lihatlah mereka yang lebih berilmu darimu supaya kamu terus belajar dan menghindari kesombongan. Teruslah beristighfar, percayalah pada Allah, bertindaklah dengan benar, dan bantu orang lain - semoga Allah membuatkanmu jalan keluar dari setiap kesulitan dan memberkati usahamu. Amin.