Berkelahi dengan campuran bebas di pertemuan keluarga - butuh saran, assalamu alaikum
Assalamu alaikum. Saya berasal dari keluarga besar Asia Selatan di mana campur baur dengan kerabat jauh itu biasa. Ketika kami berkumpul, sering kali semua orang duduk di ruangan yang sama dan sulit bagi saya untuk menghindari ngobrol dengan sepupu-sepupu laki-laki saya. Saya tumbuh besar bersama mereka dan selalu menganggap mereka seperti saudara, tapi tahun lalu saya menyadari bahwa itu sebenarnya gak sesuai dengan Islam. Kadang-kadang, pertemuan dimulai dengan terpisah, tapi kemudian sepupu-sepupu laki-laki saya (dan bahkan suami dari tante dan sepupu) datang dan duduk dengan wanita, lalu ngobrol santai dengan saya. Belakangan ini saya mencoba membatasi interaksi - menjawab dengan singkat, satu kata, dan berusaha untuk tidak terlibat - tapi tetap aja sulit. Kalo acara di rumah orang lain, saya bisa coba untuk menjaga jarak, tapi banyak pertemuan yang berlangsung di rumah orangtua saya jadi menghindari mereka gak gampang. Bagi kerabat saya, campur baur itu biasa saja dan mereka gak melihat masalah dengan ngobrol sama sepupu, dll. Saya berusaha menghindari situasi yang berdosa atau tidak diperbolehkan sebisa mungkin, tapi saya gak tahu bagaimana menangani ini tanpa bikin canggung. Saya gak mau berhenti hadir di acara keluarga sepenuhnya karena saya bakal ketinggalan pernikahan, Eid, dan momen-momen penting lainnya, dan saya benci jadi jauh dari sepupu-sepupu perempuan saya. Eid terutama menyakitkan - tahun ini saya duduk dengan semua orang dan merasakan sakit di hati karena tahu itu gak benar. Saya gak mau menghabiskan Eid lain yang mengecewakan Allah. Ada yang punya cara praktis dan sederhana untuk menjaga batasan yang tepat dengan kerabat non-mahram di pertemuan keluarga? Gimana saya bisa mencegah percakapan yang gak perlu tanpa menciptakan konflik atau menjauhkan diri? JazākAllāhu khayr.