Bergumul dengan Orang Tua yang Kritis dan Kecemasan Masa Depan - As-salamu alaykum
As-salamu alaykum semuanya, saya seorang wanita Amerika berusia 25 tahun yang dibesarkan oleh orang tua dari Timur Tengah dengan cara yang tradisional. Orang tua saya mengharapkan saya untuk tinggal di rumah sampai menikah, dan secara budaya saya tidak bisa pindah tinggal sendiri. Saat ini saya sama sekali tidak siap untuk menikah, tapi itu juga berarti saya merasa terjebak. Saya sudah bekerja sebagai teknisi sinar X selama dua tahun, tapi rasanya saya tidak bisa menabung apa-apa karena sebagian besar gaji dua mingguan saya digunakan untuk membayar "sewa" rumah tangga. Saya khawatir saya tidak akan pernah bisa membeli mobil atau mandiri secara finansial. Saya juga punya PCOS, jadi saya perlu kontrol dokter secara rutin, dan saya berjuang dengan kecemasan yang butuh terapi yang ditanggung oleh asuransi pekerjaan saya. Biaya kesehatan ini bikin menabung jadi semakin sulit. Ayah saya seringkali merendahkan saya - memanggil saya gemuk dan bilang saya tidak mampu. Ini bikin frustasi banget karena saya melakukan pekerjaan saya dengan baik; jika saya lelah atau terlihat malas di rumah, itu karena saya kelelahan setelah shift yang berat. Saya percaya kepada Allah, tapi hidup kayak gini beneran sulit. Saya merasa tertinggal dari teman-teman sebaya dan jujur saja, saya tidak merasa percaya diri tentang mengelola rumah tangga di masa depan karena saya sangat lelah dan saya tidak punya banyak pengalaman memasak atau mengelola segalanya. Saya selalu merasa kewalahan dan cemas tentang bagaimana saya akan menghadapinya nanti. Saran praktis, doa, atau dukungan dari saudara-saudara yang mengerti dengan dinamika keluarga kayak gini bakal sangat berarti. JazakAllahu khair.