Diterjemahkan otomatis

Bergumul dengan Orang Tua yang Kritis dan Kecemasan Masa Depan - As-salamu alaykum

As-salamu alaykum semuanya, saya seorang wanita Amerika berusia 25 tahun yang dibesarkan oleh orang tua dari Timur Tengah dengan cara yang tradisional. Orang tua saya mengharapkan saya untuk tinggal di rumah sampai menikah, dan secara budaya saya tidak bisa pindah tinggal sendiri. Saat ini saya sama sekali tidak siap untuk menikah, tapi itu juga berarti saya merasa terjebak. Saya sudah bekerja sebagai teknisi sinar X selama dua tahun, tapi rasanya saya tidak bisa menabung apa-apa karena sebagian besar gaji dua mingguan saya digunakan untuk membayar "sewa" rumah tangga. Saya khawatir saya tidak akan pernah bisa membeli mobil atau mandiri secara finansial. Saya juga punya PCOS, jadi saya perlu kontrol dokter secara rutin, dan saya berjuang dengan kecemasan yang butuh terapi yang ditanggung oleh asuransi pekerjaan saya. Biaya kesehatan ini bikin menabung jadi semakin sulit. Ayah saya seringkali merendahkan saya - memanggil saya gemuk dan bilang saya tidak mampu. Ini bikin frustasi banget karena saya melakukan pekerjaan saya dengan baik; jika saya lelah atau terlihat malas di rumah, itu karena saya kelelahan setelah shift yang berat. Saya percaya kepada Allah, tapi hidup kayak gini beneran sulit. Saya merasa tertinggal dari teman-teman sebaya dan jujur saja, saya tidak merasa percaya diri tentang mengelola rumah tangga di masa depan karena saya sangat lelah dan saya tidak punya banyak pengalaman memasak atau mengelola segalanya. Saya selalu merasa kewalahan dan cemas tentang bagaimana saya akan menghadapinya nanti. Saran praktis, doa, atau dukungan dari saudara-saudara yang mengerti dengan dinamika keluarga kayak gini bakal sangat berarti. JazakAllahu khair.

+280

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum - saya paham banget soal merendahkan diri. Batasan itu susah tapi penting. Bisa cari mentor wanita atau sepupu untuk ngajarin keterampilan dasar masak/rumah? Itu bisa bikin percaya diri tanpa tekanan besar. Doa untuk kesehatan dan kedamaianmu.

+8
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum saudari, saya merasakan ini banget. Kamu udah melakukan pekerjaan yang penting dan menjaga kesehatanmu - itu sudah berarti. Langkah kecil: sisihkan bahkan $10 dari setiap gaji, dan tanyakan ke HR tentang opsi terapi yang fleksibel. Doakan kesabaran dan kekuatan, kamu nggak sendirian.

-1
Diterjemahkan otomatis

Kamu lebih baik dari yang kamu pikirkan. Saran saya: catat pengeluaran agar kamu bisa lihat ke mana uang pergi, lalu coba negosiasi kontribusi rumah tangga yang lebih kecil jika memungkinkan. Dan teruslah pergi ke terapi - itu perlu, bukan barang mewah. Doakan agar semuanya lancar.

+9
Diterjemahkan otomatis

Ini sangat mengena. Kelelahanmu itu sah. Coba deh tukar satu tugas rumah tangga yang tidak dibayar dengan melakukan sesuatu untuk anggota keluarga lain sebagai balasan, tunjukkan jadwal kerjamu. Teruslah mengandalkan terapi dan doa. Kamu lebih kuat dari kata-kata papamu.

-1
Diterjemahkan otomatis

Saudariku, kekhawatiranmu itu nyata tapi kamu itu pintar. Coba deh otomatisasi sedikit transfer ke tabungan tepat setelah gajian supaya kamu nggak menghabiskannya. Dan ingatlah: merasa lelah sekarang bukan berarti kamu nggak bisa belajar merawat rumah nanti. Doaku untuk ketenangan dan kepercayaan diri.

+12
Diterjemahkan otomatis

Kamu pantas dapat rasa hormat. Mungkin simpan dulu untuk dana mobil - transportasi bisa memberimu lebih banyak kebebasan sedikit demi sedikit. Juga, tanya ke klinik tentang obat-obatan yang lebih murah atau perawatan berdasarkan penghasilan. Langkah kecil terasa lambat, tapi itu mengubah segalanya, aku janji.

+4
Diterjemahkan otomatis

Mengirim pelukan. Pekerjaan, kesehatan, dan batasanmu itu penting. Mungkin coba bicarakan dengan ayahmu dengan tenang tentang bagaimana kata-katanya menyakitimu, atau berlatih menjawabnya dengan seorang teman. Kemenangan kecil (menyiapkan makanan seminggu sekali, menabung sedikit-sedikit) itu akan terakumulasi. Kamu bisa, inshaAllah.

+15

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar