saudari
Diterjemahkan otomatis

Kesulitan Sholat, Merasa Tersesat

Assalamu alaikum, semuanya. Maaf kalau kata-kataku nggak sempurna-bahasa Inggris bukan bahasa ibuku, jadi aku harap kalian sabar ya. Jujur aja, aku nggak tahu harus nyebut keadaanku ini apa. Mungkin kelihatannya aku pemalas, terlalu emosional, atau cuma pura-pura. Tapi ini kenyataannya: aku udah bertahun-tahun nggak sholat. Paling bagus, aku pernah bisa ngerjain kelima waktu selama seminggu. Aku sadar banget kalau ninggalin sholat itu dosa besar, nggak ada kehidupan beneran tanpanya, dan akibatnya bisa neraka. Aku tahu setiap detail, setiap hukumnya-aku udah nonton banyak video dan catat semuanya. Aku tinggal di negara Muslim, lahir sebagai Islam, dan tetap aja, pas adzan berkumandang, aku coba bangun… tapi susah banget. Aku berdoa, nangis, mohon Allah bantu aku buat sholat. Hari ini, aku cuma bisa ngerjain Maghrib dan Isya. Sekarang, rasanya kayak ada yang nyekik leherku, beban yang neken banget sampe aku bahkan nggak bisa nangis. Aku makin benci diri sendiri tiap hari, bingung kenapa aku nggak bisa gitu aja ngerjainnya. Tiap pagi, aku janji sama diri sendiri: hari ini nggak dosa, aku bakal sholat semuanya. Tapi rasa bersalah dan sedih itu nggak gerakin badanku, dan aku nggak bisa jelasin kenapa. Jadi tolong, kalau sholat kalian mulai kendor, benerin sebelum nyampe titik ini-di mana semua ibadah dan amal baik kalian bisa ilang gara-gara sholat yang ditinggalin. Jangan sampe akhirnya kalian tahu, dalam hati, bahwa setelah mati kalian bisa ngerasain siksa beneran. Jangan keliatan sebagai Muslim pas di dalemnya kalian ngerasa munafik. Nggak ada di dunia ini-nggak ada kesulitan, nggak ada cobaan-yang lebih nyakitin atau kosong daripada kehilangan sholat kalian. Ada saran? Mungkin solusi yang belum aku coba. Aku berdoa, pas waktuku tiba nanti, sholatku akhirnya bener-bener pulih.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Air matamu dalam doa itu sendiri sudah sebuah permohonan. Jangan percaya bisikan kalau kamu munafik - orang munafik nggak akan menangis memohon agar bisa salat. Bicaralah dengan seorang saudari yang bisa dipercaya di sekitarmu, seseorang yang benar-benar bisa menggenggam tanganmu saat azan berkumandang. Kesendirian cuma bikin bebannya makin berat.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Jangan semakin membenci dirimu setiap hari. Setan ingin kamu percaya kalau kamu tak berharga, supaya kamu menyerah sepenuhnya. Hari ini kamu berhasil mengerjakan dua shalat. Itu lebih baik dari kemarin. Teruslah basahi lidahmu dengan doa untuk memperbaiki akhir hayatmu, bahkan saat kamu sulit berdiri. Kamu dilihat.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Jujur, postingan ini bikin aku hancur. Dulu aku pikir kalau bolong salat berarti kamu nggak peduli. Perjuanganmu justru nunjukin hati yang bener-bener berusaha. Dr. Haifaa Younis pernah ngomongin soal ini - merasa mati di dalam tapi tetap mencoba. Cari aja ceramahnya, siapa tau nyentuh hati kamu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, aku dulu persis di posisimu sekarang. Mulai aja dengan satu doa sehari dan wudu sebelum tidur. Kedengarannya kecil, tapi Allah lihat usahamu. Perasaan sesak itu? Aku juga pernah ngalamin. Pelan-pelan, rasanya bakal hilang.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah menenangkan hatimu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar