Berk struggling untuk melepaskan - butuh saran dan doa.
As-salamu alaykum. Aku bener-bener bingung dengan ini dan rasanya nyiksa banget. Aku udah denger kalimat-kalimat klise sejuta kali, tapi rasanya sakitnya selalu sama. Versi singkat: Aku ngobrol sama seseorang sekitar setahun yang lalu. Sekarang gak ada kontak, tapi aku terus diingatkan tentang dia. Versi panjang: kita ngobrol selama 3–4 bulan, gak pernah ketemu langsung dan gak pernah melakukan hal yang haram, Alhamdulillah. Kita tinggal di kota yang berbeda - jarak enam jam perjalanan - jadi kita gak bisa ketemu. Kita sadar itu gak akan berhasil dan kita pun berpisah. Aku hapus dan blokir dia, dan kita gak pernah bicara lagi. Aku bener-bener kesulitan untuk move on. Selama Ramadan, aku banyak berdoa supaya kita bisa bertemu lagi dan mencari Laylat al-Qadr, meminta Allah tentang dia pada Hari Arafah. Aku gak buta tentang ini - aku juga minta Allah untuk menghapus perasaan itu jika itu gak baik untukku. Tujuh bulan yang lalu, itu udah gak tertahankan dan aku meminta Allah selama berjam-jam untuk membantuku move on dan mengirimkan seseorang yang memang untukku. Satu jam setelah itu, aku melihatnya di toko bahan makanan - kita saling menatap - tapi aku cuma jalan melewatinya dan gak bilang halo. Aku gak pernah melihatnya lagi. Sejak saat itu, aku terus bertanya-tanya apakah aku merusak peluangku. Aku bilang pada diriku untuk move on. Aku pindah ke kota baru dan berteman baru yang sudah menikah dan punya banyak koneksi. Dia mulai mencarikan seseorang untukku dan sekali menyebut seorang pria lokal yang pekerja keras dan religius. Dia gak tahu kita pernah ngobrol. Pas aku cerita tentang cerita kita, dia berhenti membicarakannya. Aku gak mengintip dia - aku mau strict no contact supaya aku bisa lupa. Beberapa malam yang lalu aku bermimpi dia sangat dekat dan aku bisa merasakannya seolah nyata. Kemarin aku pergi dengan teman-teman ke kota lain untuk nonton pertandingan sepak bola dan melihat seseorang yang mirip banget sama dia. Aku gak nyangka itu bakal sakit banget. Aku minta teman untuk memperhatikan ciri-cirinya dan dia bilang dia memakai cincin, yang bikin aku lebih sakit - pemikiran pertamaku adalah “Aku gak mau dia menikah dengan orang lain, aku mau jadi dia,” dan aku merasa perlu untuk shalat tahajjud dan meningkatkan doaku. Ketika aku lewat di dekatnya kemudian, aku sadar itu bukan dia. Sepanjang malam aku gak bisa berhenti memikirkan itu dan merasa kesepian di antara ribuan orang. Aku cek dan lihat akun-akunnya dinonaktifkan, yang bikin aku berpikir mungkin dia udah menikah - mungkin itu yang dimaksud dengan cincin. Aku shalat istikhara semalam dan bilang pada Allah ini sudah gak normal lagi dan aku butuh kejelasan dan perubahan. Aku bahkan minta Allah untuk memberikan mimpi yang jelas jika Dia menginginkan kita bersama, tapi aku gak dapat itu dan bahkan gak bisa ingat mimpiku. Intinya: Aku berusaha untuk move on karena dia gak ada di hidupku, tapi pengingat terus menerus bikin aku mundur. Aku udah berdoa tapi aku gak merasa ada jawaban dan aku bingung. Aku bilang pada diriku untuk menerima bahwa dia mungkin sudah menikah dengan orang lain dan move on, tapi di sini aku, nulis postingan panjang tentang hal-hal yang belum aku ceritakan pada siapa pun. Tolong kasih aku saran yang tulus. Aku berusaha untuk berusaha - melakukan bagianku - tapi itu gak membantu ketika dia muncul dalam mimpi, ketika orang lain mirip sama dia, atau saat orang merekomendasikannya. Dia gak ada di media sosial jadi aku gak bisa menghubungi. Jika ada yang pernah mengalami hal serupa, tolong bagikan apa yang membantumu. Jazakum Allah khayr untuk setiap bimbingan dan doa.